Suara.com - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo akan mengesahkan Rancangan Peraturan Gubernur DKI Jakarta menjadi Pergub untuk menggunakan APBD 2014 untuk tahun 2015, sebelum tanggal 10 April 2015.
"Maka insya Allah sebelum tanggal 10 April mudah-mudahan pengesahan rapergub yang dimaksud sudah dapat dilakukan oleh menteri dalam negeri," ujar Reydonnyzar di Kemendagri, Jakarta Pusat, Kamis (2/4/2015). "Satu sampai dua hari ke depan kita akan melakukan pengesahan kepada peraturan yang dimaksud."
Terkait dengan kekhawatiran bahwa penggunaan APBD 2014 di tahun 2015 akan mengganggu pembangunan, Reydonnyzar justru mengatakan bahwa itu sudah konsekwensi. Seperti diketahui pagu APBD 2014 Rp72,9 triliun, lebih rendah dibandingkan APBD 2015 yang kemarin jadi masalah.
"Kalau sekarang tidak jadi perda, sekarang pagu pergub itu sebuah pilihan itu konsekwensi logis, itu memang harus kita terima, intinya tidak mengurangi derajat komitmen kepala daerah, dengan dewan perwakilan rakyat daerah untuk betul-betul memberikan yang terbaik bagi masyarakat Jakarta," kata Reydonnyzar.
Sambil menunggu pengesahan Menteri Tjahjo, Reydonnyzar meminta kepada Pemerintah Provinsi Jakarta untuk menyiapkan dokumen anggaran.
"Mudah-mudahan pemda DKI, terhitung efektifnya berlaku pengesahan sekitar 6 dan 9 hari (lagi, maka) sekitar 15 hari ke depan menyiapkan dokumen pelaksanaan anggaran setidak-tidaknya sebelum tanggal 20 April sudah dapat dijamin kepastian, semua pekerjaan di daerah DKI dan semua wajib belanja mengikat dan semua kebutuhan di DKI sudah dapat terjawab dan dibayarkan oleh pemda DKI," kata Reydonnyzar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026
-
Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur
-
Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!
-
Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?
-
Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar
-
Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar
-
AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One
-
Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN
-
Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil
-
Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang