Suara.com - Wakil Ketua DPR dari Fraksi Gerindra, Fadli Zon, meminta Mahkamah Kehormatan Dewan mengusut sampai tuntas kasus baku pukul antara Wakil Ketua Komisi VII dari Fraksi Demokrat Mulyadi dan anggota komisi VII dari PPP Mustofa Assegaf, Kamis (9/4/2015). Pukul-pukulan itu terjadi, Rabu (8/4/2015) sore, ketika berlangsung rapat kerja Komisi VII dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said di gedung Parlemen, Senayan.
"Kasus itu harus diusut secara teliti, kronologinya seperti apa, asal mulanya bagaimana," kata Fadlizon di gedung Nusantara III DPR.
Menurut Fadli kasus antara dua anggota dewan itu merupakan masalah serius dan harus ditangani secara serius pula.
"Namun apapun ceritanya, saya kira itu tidak bisa ditolelir. Konflik yang mengarah pada tindakan fisik seperti itu tidak boleh terjadi," ujarnya.
Secara terpisah, Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan Sufmi Dasco mengatakan akan memeriksa kedua anggota DPR dalam waktu dekat. Saat ini, mahkamah dewan tengah membuat surat panggilan terhadap mereka.
"Suratnya panggilan sedang dibuat. Hari ini langsung kami layangan," kata Dasco. "Nanti dibuktikan di sidang MKD. Karena kami tidak liat sendiri. Kami akan minta keterangan saksi mata dan kedua belah pihak."
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Trump Desak Bantuan Pengamanan Selat Hormuz, Jepang dan Australia Ogah Kirim Kapal Militer
-
Polisi Uji Helm dan Botol Air Keras di Kasus Andrie Yunus, Cari Sidik Jari Pelaku
-
Dari Munir hingga Andrie Yunus, Ini Deretan Teror terhadap Aktivis di Indonesia
-
Identitas Barista Cantik di Video Netanyahu Terbongkar, Pihak Keluarga Ungkap Fakta Lain
-
Korsleting Listrik Picu Kebakaran Lagi di Jatinegara, Paksa 31 Warga Mengungsi
-
Usut Teror Air Keras Andrie Yunus, TAUD Desak Presiden Prabowo Bentuk Tim Investigasi Independen
-
Jangan Sampai Terlambat, Ini 6 Langkah Cepat Pertolongan Pertama Saat Terkena Air Keras
-
Mudik Lebaran 2026: 287 Ribu Orang Seberangi Selat Sunda, Volume Kendaraan Melonjak Tajam
-
Apresiasi bagi Pekerja, Wamenaker Berangkatkan 295 Buruh dalam Program Mudik Gratis 2026
-
Polda Metro Jaya Bongkar 86 Titik CCTV, Cari Jejak Pelaku Penyiram Air Keras Aktivis KontraS