Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan menangkap tangan Anggota DPR di sebuah hotel di kawasan Sanur, Bali, pada Kamis (9/4/2015).
KPK juga dikabarkan menyita uang sekitari 40 ribu Dolar Amerika dari dugaan transaksi suap yang dilakukan oleh Anggota DPR tersebut.
Plt Pimpinan KPK Johan Budi yang dihubungi telepon genggamnya lebih dari tiga kali Jumat (10/4/2015) dini hari, belum merespon panggilan untuk mengkonfirmasi kabar penangkapan ini.
Namun dari informasi yang diterima suara.com, operasi tangkap tangan dilakukan di Swiss Bell Hotel Sanur.
Belum jelas apakah ada pihak lain yang ikut diciduk dalam operasi tangkap tangan tersebut.
Penangkapan ini berbarengan dengan digelarnya Kongres PDI Perjuangan di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur.
Suara.com juga mencoba mengkontak politisi PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto sebanyak dua kali untuk memastikan kabar apakah salah satu kadernya yang ditangkap, namun telepon genggamnya tak diangkat meski terdengar nada sambung.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Bibit Bom Waktu Harga Pangan Bakal Meroket Imbas Perang AS - Iran Dimulai dari Sini
-
Gencatan Senjata AS-Iran Berakhir 22 April, Begini Analisis Pakar Hubungan Internasional
-
11 Ilmuwan Nuklir Tewas Misterius, DPR AS Bakal Periksa Kementerian Perang
-
Menteri PPPA Bongkar Data Mengejutkan Soal Ketimpangan Gender di Indonesia, Apa Saja?
-
Pengamat Sebut Amerika Serikat 'Kalah' di Perang Iran: Kas Negara Boncos, Tujuan Tak Tercapai
-
Menghitung Efek Domino Perang Iran: Keuangan Rumah Tangga, Harga BBM hingga Cicilan KPR
-
Respons Pernyataan Cak Imin, Gus Ulil: Dari Dulu NU Dipimpin Ulama!
-
Megawati di Hari Kartini: Terus Ajarkan Semangat Perjuangan Agar RI Terbebas dari Ketidakadilan
-
Media Belanda Soroti Kenapa Hari Kartini Tak Dijadikan Hari Libur Nasional?
-
AS Akui 415 Serdadunya Jadi Korban Perang Iran, Mayoritas Otaknya Terganggu