Suara.com - Sebuah komunitas suku yang hidup di pulau misterius di kawasan Samudera Hindia, nekat membunuh siapapun yang berani mendekati pulau itu.
Saat ini, pulau misterius itu diketahui dihuni oleh sekitar 400 orang suku Sentinel, yang menetap sejak 60 ribu tahun lalu.
Pada 2006 lalu, mereka beramai-ramai membunuh dua orang lelaki yang sedang ketahuan memancing di sebelah utara pulau tersebut.
Mereka juga nekat melemparkan batu dan menembakan panah kepada orang asing yang mendekat dengan pesawat atau helikopter sekalipun.
Hanya sedikit yang diketahui terkait komunitas suku yang buas terhadap orang asing ini dan hanya ada sebuah gambar buram yang sempat terekam.
Pulau ini berjarak sekitar 500 mil dari Kepulauan Andaman dan berbatasan dengan Myanmar atau Burma.
Otoritas India sendiri sudah berupaya mendekat dan berhubungani komunitas suku Sentinel, namun cara pendekatan selalu gagal.
Para penduduk yang nekat membunuh orang asing itu tak membiarkan siapapun mendekat dalam jarak tiga mil. (Mirror/Dailystar)
Berita Terkait
-
5 Pilihan Mobil Bekas dengan Sparepart Paling Melimpah di Indonesia
-
Ford Indonesia Perluas Jaringan Purna Jual dengan Resmikan Layanan Servis 2S di Bekasi
-
OJK Optimis Kondisi Perbankan Indonesia Meningkat di Tahun 2026
-
7 Rekomendasi Mobil Bekas Rp50 Jutaan, Body Gagah dan Suku Cadang Melimpah
-
Purbaya Sebut Dana SAL Rp 200 Triliun Sukses Turunkan Suku Bunga, Ini Buktinya
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Jokowi Terima Restorative Justice, Polda Metro Terbitkan SP3 untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis
-
Eggi Sudjana Ajukan Restorative Justice di Kasus Ijazah Jokowi, Jadi Jalan Damai Tanpa Pengadilan?
-
Istana Bicara Soal RUU Anti Propaganda Asing, Berpotensi Bungkam Kritik?
-
Jadi Alat Melakukan Tindak Pidana: Akun IG Laras Faizati Dimusnahkan, iPhone 16 Dirampas Negara
-
KPK Sebut Ketua PDIP Jabar Diduga Kecipratan Duit Kasus Ijon Proyek Bekasi, Berapa Jumlahnya?
-
Pola Korupsi 'Balik Modal Pilkada' Jerat Bupati Bekasi? KPK Cium Modus Serupa Lampung-Ponorogo
-
Mulai Dibahas DPR, Analis Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Sandera Lawan Politik
-
Dilantik Sebagai Ketua Perwosi, Tri Tito Karnavian Komitmen Tingkatkan Kualitas Kesehatan Keluarga
-
Hakim Ad Hoc Ngeluh Tunjangan 13 Tahun Stagnan, KY Bilang Begini
-
KPAI Ungkap Modus Baru Perdagangan Anak: Jasa Keuangan hingga Adopsi Lintas Negara