Suara.com - Peneliti Hukum dan Politik Anggaran Indonesia Budget Center Roy Salam menentang keras rencana DPR untuk membangun gedung baru. Sebab, menurut Roy, gedung yang ada sekarang masih kokoh.
"Kata mereka gedung DPR sudah miring tujuh derajat, padahal kalau kita lihat gedung DPR itu masih kokoh, kalau sudah miring melebihi Menara Pisa baru masuk akal," kata Roy di kantor Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran, Jalan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (28/4/2015).
Roy menilai bila rencana tersebut sampai terealisasi, sama artinya melukai hati masyarakat Indonesia, sebab proyek dilakukan di tengah kinerja dewan yang kurang memuaskan.
"Problem di DPR begitu banyak, dan dari tiga tugas pokoknya, dari periode ke periode kinerjanya semakin menurun. Tahun ini saja dari 37 RUU yang ada, belum ada satu pun yang diketok, dan kita tak tahu saat ini sudah sampai dimana pembahasannya, ini sangat melukai hati rakyat," kata Roy.
Menurut Roy yang dibutuhkan masyarakat yang telah memilih anggota DPR itu saat ini adalah kinerja konkrit mereka.
"Masyarakat inginkan DPR agar memiliki langkah yang konkret. DPR ini sebetulnya mengalami peningkatan dari segi anggaran, dan pertanyaannya apa output dari anggaran tersebut, 96 persen anggaran DPR adalah bersifat konsumtif, untuk dihabiskan, bukan untuk suatu kegiatan yang monumental," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
LIVE REPORT: Aksi Demo Hari Buruh di Gedung DPR RI
-
May Day 2026: Ratusan Buruh Mulai Kepung Gedung DPR, Aksi Besar Digelar Usai Salat Jumat
-
May Day Bukan Wisata, Besok Perisai dan GMNI Aksi di Depan Gedung DPR
-
Potret Suasana Gedung DPR saat Penerapan Kebijakan WFH ASN
-
Kepala BGN Sambangi Banggar DPR, Said Abdullah Sebut Ada Penajaman Prioritas Anggaran Rp20 Triliun
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
- Ironi Letjen Lodewyk Pusung: 32 Tahun Setia di Militer, Tumbang dalam 1,5 Tahun Urus Gizi Nasional
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan
-
Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Pimpin BGN
-
Roman Politik di Balik Harlah Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?
-
Konflik Lahan Rumpin vs TNI AU Belum Tuntas, Warga Kembali Mengadu di Aksi Kamisan
-
Said Iqbal Dikabarkan Masuk Kabinet Prabowo, Tinggal Tunggu Pelantikan?
-
KPK Bongkar Transaksi Aneh Anak Buah Silmy Karim: Bayar Rumah Mewah Pakai Kepingan Emas
-
Modus Licin Staf Imigrasi, Pakai Rekening OB dan Cleaning Service Buat Tampung Duit Suap Izin WNA
-
Kejagung Diminta Usut Tuntas Korupsi MBG Dadan Cs dan Dugaan Monopoli Dapur
-
Resmi! Prabowo Berhentikan Silmy Karim dari Jabatan Wamen Imipas
-
Silmy Karim Diduga Terima Uang Pemerasan Sejak Jadi Dirjen Hingga Wamen Imipas