Suara.com - Ketua KPK non-aktif Abraham Samad, hari ini, Selasa (28/4/2015) menjalani pemeriksaan di Mapolda Sulawesi Selatan dan Barat di Makassar, Sulsel, dengan didampingi belasan pengacara.
Sejumlah pengacara yang mendampingi Abraham Samad diantaranya Indra Mantong Bakti (Biro Hukum KPK), Liliana Santosa, Johannes Gae (tim taktis dari Jakarta) serta Adnan Buyung Aziz. Rombongan ini tiba di Mapolda Sulselbar pada pukul 13.15 waktu Indonesia tengah atau pukul 12.15 WIB.
"Kita sebagai warga negara yang baik harus menjadi contoh, kita harus mengikuti segala proses hukum yang berlaku," kata Abraham Samad singkat sebelum masuk ke ruangan.
Sesampainya di Mapolda, Samad sempat masuk ke Ditreskrim Polda Sulselbar, selanjutnya meminta izin untuk menunaikan shalat di masjid yang berada dalam lingkungan Mapolda Sulselbar. Setelah selesai menjalankan ibadah langsung kembali masuk untuk menjalani pemeriksaan.
Kedatangan Abraham Samad hari ini untuk menjalani pemeriksaan lanjutan atas kasus dugaan pemalsuan dokumen kependudukan bersama tersangka Feriyani Lim.
Direktur Ditreskrimum Polda Sulselbar, Kombes Joko Hartanto mengatakan, pihaknya telah menyiapkan tim medis dalam pemeriksaan yang bersangkutan.
Tim kesehatan itu, kata dia, sengaja disiapkan sebagai bentuk antisipasi gangguan kesehatan yang mungkin dialami Abraham Samad. Apalagi saat pemeriksaan perdana sebelumnya (24/2/2015) lalu, Samad mengalami gangguan maag.
"Untuk mengantisipasi adanya gangguan kesehatan pada AS, sebagaimana pada pemeriksaan pertama, AS akan diperiksa penyidik yang dipimpin perwira berpangkat Kompol," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Prabowo Diminta Tarik Lagi 57 Eks Pegawai KPK, Yudi Purnomo: Jika Perintah Presiden, Saya Kembali
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
Pakar Beberkan Alasan KPK Kehilangan Masa Keemasannya
-
Prabowo Naikkan Gaji Hakim untuk Cegah Penegak Hukum Korupsi, Eks Ketua KPK: Tak Sesederhana Itu
-
Abraham Samad Akui Minta Prabowo Agar 57 Eks Pegawai Gagal TWK Abal-abal Kembali ke KPK
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Rapat Internal Tertunda, Komisi II DPR Ungkap Ternyata RUU Pemilu Belum Ada Naskah Akademik
-
KPK: Partai Politik Rentan Korupsi, Belum Ada Sistem Keuangan dan Kaderisasi Terintegrasi
-
UHC Pemda Palangka Raya Komitmen Bantu Terapi Tumbuh Kembang Anak: Terjamin JKN
-
Nutri-Level di Kemasan Makanan: Apa Saja yang Perlu Diketahui Sebelum Memilih?
-
Ray Rangkuti: Prabowo Subianto Berpotensi Jadi Presiden dengan Aktivis Paling Banyak Dipolisikan
-
Israel Tembak Mobil Pengangkut Air di Gaza, Kakak Beradik Tewas Mengenaskan
-
Pramono Klaim Jakarta Makin Digdaya: Ekonomi Melesat, Kemiskinan Turun, dan Belanja APBD Cetak Rekor
-
Operasi Serentak, Pemprov DKI Angkut 68 Ribu Ikan Sapu-Sapu dari Perairan Jakarta
-
Ancaman El Nino di Depan Mata, Pramono Siapkan Jurus Jaga Stok Beras hingga Daging
-
Feri Amsari Dilaporkan ke Polisi Usai Sebut Pemerintah Berbohong soal Swasembada Pangan