Suara.com - Penyidik Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan Barat menahan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi nonaktif Abraham Samad, Selasa (28/4/2015). Abraham ditahan sebagai tersangka dugaan pemalsuan dokumen administrasi kependudukan.
"Dari keterangan Dirkrimum-nya (Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulselbar Kombes Joko Hartanto) memang seperti itu," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri melalui pesan singkat kepada suara.com.
Rikwanto mengatakan tidak dapat memberikan keterangan lebih jauh karena kasusnya ditangani Polda Sulselbar.
Sejak siang tadi, Abraham menjalani pemeriksaan di Polda Sulselbar.
Ia didampingi oleh belasan pengacara, di antaranya Indra Mantong Bakti (Biro Hukum KPK), Liliana Santosa, Johannes Gae (tim taktis dari Jakarta) serta Adnan Buyung Aziz.
Sebelumnya, salah satu kuasa hukum Samad, Kadir Wokanubun, mengatakan Samad sudah siap ditahan.
"Yang pasti Pak AS pasti siap menghadapi segala kemungkinan, tapi masa baru dua kali diperiksa sudah ditahan," kata Kadir.
Seperti diberitakan, Polda Sulselbar menetapkan Samad sebagai tersangka pada Selasa (17/2/2015). Alumnus Universitas Hasanuddin Makassar itu diduga memalsukan dokumen milik Feriyani Lim (28) pada 2007.
Dokumen yang dimaksud, berupa Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga, dan paspor.
Samad dijerat Pasal 263, 264, 266 KUHP, dan Pasal 93 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan yang telah dilakukan perubahan pada UU nomor 24 Tahun 2013 dengan ancaman hukumannya maksimal delapan tahun penjara.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
AS Tambah Pasukan ke Timur Tengah, Operasi Epic Fury Dinilai Masih Panjang
-
Angkatan Udara Qatar Tembak Jatuh 2 Pesawat Tempur Iran
-
Trump Tak Tutup Opsi Kirim Pasukan Darat ke Iran, Isyaratkan Gelombang Serangan Lebih Besar
-
Boroujerdi: Masyarakat Tak Anggap Putra Shah Terakhir Iran Reza Pahlavi Ada
-
Eks Dirut Pertamina Soal Kesaksian Ahok: Buka Tabir Korupi LNG
-
Kaesang Silaturahmi ke Ponpes Al-Amien Kediri Disuguhi Nasi Kuning: Saya Kayak Lagi Ulang Tahun
-
China Tegas Dukung Iran Lawan Serangan AS dan Israel: Kami di Belakang Iran
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran