Suara.com - Setelah ada imbauan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan kepada masyarakat agar mengembalikan satwa yang dilindungi UU, khususnya kakatua berjambul kuning, beberapa hari terakhir banyak orang yang mulai sadar dan menyerahkan peliharaan mereka kepada petugas Badan Konservasi Sumber Daya Alam.
Di kantor BKSDA DKI Jakarta, beberapa hari terakhir menerima 17 ekor burung, 16 di antaranya kakatua berjambul kuning dan satu ekor lagi kakatua Raja atau kakatua Seram.
"Kalau sejauh ini sudah ada sepuluh di sini, yang sudah ada di Taman Burung di Taman Mini Indonesia Indah ada tujuh," kata polisi hutan, Sukarman, di gedung BKSDA DKI Jakarta, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Senin (11/5/2015).
BKSDA DKI Jakarta mengapresiasi masyarakat yang rela mengembalikan burung-burung tersebut sehingga nantinya bisa dikembalikan lagi ke habitatnya.
"Kita tidak memberikan sanksi, malah kita berterima kasih dan mengapresiasi kesadaran masyarakat sehingga bisa mengembalikan hewan yang sudah langka ini," kata Sukarman.
Setelah burung-burung diterima BKSDA, selanjutnya satwa tersebut akan direhabilitasi. Rehabilitasi bertujuan untuk melatih burung agar siap kembali ke alam bebas.
Rehabilitasi burung dilakukan di Taman Burung TMII atau di Manggala. Nantinya satwa tersebut akan dilepaskan di Maluku dan Ternate.
"Setelah ini kita akan lakukan rehabilitasi terlebih dahulu, karena sekarang bahkan ada yang tidak mau makanan lain selain roti, ini karena kebiasaan yang dilakukan pemeliharannya dahulu," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Kawal Dunia Santri, Fraksi PKB DPR RI Sabet Penghargaan 'Peduli Pesantren'
-
Hasto PDIP: Dukung Palestina Bukan Sekadar Politik, Tapi Mandat Hukum Semangat Bandung
-
Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?
-
11 Ilmuwan Nuklir AS, Termasuk Penemu Antigravitasi, Tewas dan Hilang Misterius
-
Gudang Pangan Ilegal di Pontianak Diobrak-abrik Bareskrim, 23 Ton Bawang Disita
-
Gencar Lontarkan Isu Ketahanan Pangan, Firman Soebagyo Raih KWP Award 2026
-
Singgung Kritik Dibalas Laporan Polisi, Hasto PDIP: RI Dibangun Atas Dialektika, Bukan Bungkam Suara
-
Sebut Iran Mampu Mempraktikkan Ajaran Trisakti Bung Karno, PDIP: Bagaimana dengan Pemerintah?
-
Kotak Pandora UFO dan Alien Bakal Dibuka Trump, Politikus AS: Publik Bakal Geleng-geleng
-
Gebrakan Baru Donald Trump: Pentagon Bakal Buka-bukaan Soal Alien dan UFO