Dia pun bertahan hidup di Solo. Dia tidak ingin merepotkan orang tua dengan sedikit-sedikit minta bantuan. Tapi dia beruntung punya teman baik yang menolong,
“Di awal-awal ini saya sempat berat dan hampir mundur, tapi untungnya teman-teman saya baik yang menolong saya,” katanya.
Begitu uang beasiswa cair, perlahan-lahan Devi mulai menabung. Uang tabungannya kemudian diberikan kepada keluarga.
“Sedikit-sedikit saya kirimkan uang ke rumah, walaupun saya di sana (Solo) kenapa-kenapa, saya nggak mau orang tua saya tahu. Orang tua saya tahunya sekarang saya sudah enak, padahal tidak,” ujarnya.
Keadaan sulit itu membuat Devi bekerja keras belajar. Ia bertekad menyelesaikan studi dengan tenggat waktu yang disediakan.
Dia juga menyambi mengajar anak SD hingga SMA. Di kampus, dia juga menjadi asisten dosen untuk beberapa mata kuliah. Devi pun aktif di Lembaga Pers Kampus serta Organisasi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia serta aktif di Solo Mengajar.
“Saya pun bisa lulus dalam waktu 3 tahun 6 bulan. Nanti tanggal 13 Juni akan diwisuda,” kata Devi.
Kerja keras dan keprihatinan Devi terbayarkan. Dia berhasil menjadi lulusan terbaik di fakultasnya.
Apa rencana selanjutnya? Devi bertekad meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Sekarang, dia giat mencari beasiswa lain untuk kuliah S2.
“Saya ingin menjadi dosen dan bisa berbagi ilmu yang saya punya,” ujar Devi.
Tag
Berita Terkait
-
Merasa Difitnah, Mahasiswi Penerima KIP-K Thalita Sandra Lawan Balik dan Bawa Kasus ke Ranah Hukum
-
Viral Kepergok Party, Beasiswa KIP-K Mahasiswi UNS Resmi Dicabut
-
Sampah Plastik Jadi Paving Block, Mahasiswa UNS Ajak Warga Serongga Ubah Limbah Jadi Berkah
-
Pakar Ingatkan Pembahasan RUU Perampasan Aset Harus Hati-hati, Bukan untuk Menakut-nakuti Rakyat
-
Mahasiswa KKN UNS Kembangkan Program 'Berseri' untuk Kelola Sampah Organik di Serangan
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan
-
Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama
-
Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah
-
Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif