Suara.com - Kepolisian Resor Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur, menyerahkan 65 pencari suaka yang terdampar di Pulau Landu Ti pada Minggu (31/5/2015) malam kepada pihak Imigrasi Kota Kupang.
Kepala Kepolisan Resor Rote AKBP Hidayat saat dihubungi dari Kupang, Selasa, mengatakan pencari suaka tersebut telah diperiksa oleh tim penyelidik dan terbukti mereka hendak berlayar menuju ke Australia namun terdampar di Rote.
"Hari ini sekitar pukul 14.00 Wita, namun untuk Pelabuhan Tenau atau Bolok belum dipastikan untuk menurunkan 65 pencari suaka tersebut," katanya.
Seorang nahkoda kapal dan dua pencari suaka yang melarikan diri saat diamankan pada Minggu (31/5/2015) malam, telah ditangkap pada Senin, (1/6./2015) sore oleh pihak kepolisian setempat.
Hidayat mengatakan saat mengirim pencari suaka tersebut ke Kupang, dirinya dan beberapa anggota kepolisan akan melakukan penjagaan yang ketat terhadap mereka.
Kepolisian Resor Rote Ndao pada Minggu (31/5/2015) malam berhasil mengamankan 65 pencari suaka yang terdampar di Pulau Landu Ti.
Kepolisian mendata status mereka, yakni satu berkewarganegaraan Myanmar, 10 berasal dari Bangladesh, dan 54 lagi berasal dari Srilangka.
Hidayat mengatakan 65 pencari suaka tersebut berniat mencari suaka di Australia, namun saat memasuki wilayah perairan negara tersebut, pihak keamanan laut dari negara itu langsung menghalau mereka.
Saat ditemukan, para pencari suaka tersebut menggunakan dua kapal kayu, sedangkan saat diamankan mereka langsung ditampung di rumah kepala desa di daerah itu.
Kepala Bidang Humas Kantor Wilayah Hukum dan HAM NTT Yustina membenarkan hal tersebut. Mereka akan langsung dijemput oleh pihak Imigrasi Kota Kupang.
"Benar kalau hari ini (2/6/2015) 65 pencari suaka tersebut akan diserahkan kepada pihak Imigrasi, namuan karena Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Kupang penuh, maka untuk sementara mereka akan ditempatkan di Hotel Ina Boy Kupang," katanya.
Ia mengatakan mereka akan dijemput petugas di Pelabuhan Tenau Kupang. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
RUU KUHAP Diskriminatif? Pencari Suaka Terancam Sulit Dapat Keadilan di Indonesia!
-
Potret Pengungsi dan Pencari Suaka Demo di Kantor UNHCR
-
Minta Kembali, Para Pencari Suaka Geruduk Kantor UNHCR
-
'Premanisme Sayap Kanan', PM Inggris Kecam Penyerangan Hotel yang Tampung Pencari Suaka
-
Harapan di Tengah Gelombang, Momen Dramatis Penyelamatan 600 Migran di Laut Tengah Menuju Eropa
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
PDIP Kritik Pengelolaan Mudik 2026, Sebut Indonesia Masih Tertinggal dari China
-
Mudik Lebaran 2026, KAI Sebut 300 Ribu Tiket Kereta Masih Tersedia
-
Bareskrim Bongkar Peredaran 14 Ton Daging Domba Australia Kedaluwarsa di Jakarta-Tangerang
-
Menlu Iran Abbas Araghchi: Tak Ada Gencatan Senjata, Pembalasan Akan Terus Berlanjut!
-
Viral! Walkot Muslim Kebanggaan Netizen Indonesia Panen Hujatan Setelah Bertemu Komunitas Yahudi
-
Momen Anwar Usman Bacakan Putusan MK Terakhir, Sampaikan Permohonan Maaf dan Pamit Jelang Pensiun
-
Rapper Bobby Vylan Teriakan Kematian untuk Tentara Israel di London, Komunitas Yahudi Ketar-ketir
-
Ledakan Dahsyat di UEA! Rudal Iran Hancurkan Gudang Peluru AS di Al Dhafra
-
Brutal! Rudal Israel Serang Gaza: 13 Orang Tewas, Termasuk Anak-anak dan Ibu Hamil
-
Di Balik Ramainya Mudik Lebaran, Ada Porter yang Hanya Bisa Pulang Sehari