Suara.com - Prosesi tembungan atau lamaran putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, kepada Selvi Ananda Putri, di rumah Jalan Kutai Gang VII Nomor 1 Sumber, Solo, Jawa Tengah, Selasa (9/6/2015) malam, hanya berlangsung singkat, tak lebih dari 60 menit.
Prosesi dimulai dengan kedatangan rombongan keluarga Jokowi yang datang dengan berjalan kaki dari kediamannya menuju rumah Selvi. Rombongan yang dipimpin paman Jokowi, Setyawan Prasetya, tiba sekitar pukul 19.00 WIB.
Sempat menunggu kurang lebih lima menit di depan pintu masuk, rombongan dipersilakan masuk dan diterima langsung oleh kedua orang tua Selvi, Didit Supriyadi dan Supartini didampingi wakil keluarga Heru Herianto.
Kedua calon besan tersebut kemudian masuk ke dalam rumah. Lalu, kedua keluarga duduk saling berhadapan. Selvi yang mengenakan kebaya berwarna hijau diapit kedua orang tuanya, begitu juga dengan Gibran. Suasana di antara dua calon keluarga yang akan berbesan ini tampak cair dan santai.
Tak lama berselang, wakil keluarga Selvi mengucapkan selamat datang kepada keluarga calon mempelai lelaki dengan menggunakan bahasa Jawa halus. Dan mempersilakan wakil keluarga Gibran untuk menyampaikan maksud kedatangan.
Setelah itu, wakil keluarga Jokowi, Setyawan, pun menyampaikan maksud kedatangan mereka yaitu melamar Selvi.
Mendengar lamaran tersebut, wakil keluarga Selvi, Heru, pun menyatakan menerima pinangan. Selanjutnya, mereka bersalaman sembari mengucapkan selamat.
Acara pun dilanjutkan dengan acara kembul bujono atau makan bersama. Hidangan seperti roll cokelat batik, teh hangat, sate ayam, lontong opor, dan sop ayam kampung pun dihidangkan sejumlah karyawan Chilli Pari, yang tak lain adalah katering milik Gibran sendiri.
Setelah menikmati santap malam, rombongan meninggalkan kediaman Selvi. Kepada wartawan yang menunggu di luar Jokowi hanya mengatakan, "Alhamdulillah, baik, lancar," sembari berlalu meninggalkan tempat acara bersama keluarga. (Wijayanti Putri)
Berita Terkait
-
Lamaran Diterima Keluarga Selvi, Jokowi: Alhamdulillah Lancar
-
Jokowi Mantu, Ribuan Relawan Mulai Masuk Solo Malam Ini
-
Keluarga Besar Jokowi Tiba di Rumah Calon Besan, Warga Menonton
-
Siap-siap, Rute Lalu Lintas Solo Berubah Saat Jokowi Mantu
-
Filosofi Mantu Adat Jawa yang akan Dijalankan Keluarga Jokowi
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius