Keluarga besar Presiden Joko Widodo tiba di rumah calon besan, keluarga Selvi Ananda Putri, di Jalan Kutai Gang VII Nomor 1 Sumber, Solo, Jawa Tengah, Selasa (9/6/2015) sekitar jam 19.00 WIB. Kedatangan mereka untuk prosesi lamaran Gibran Rakabuming Raka kepada Selvi.
Rombongan dipimpin paman Jokowi, Setyawan Prasetya. Kemudian di belakang Setyawan adalah Jokowi dan Iriana Jokowi mengapit Gibran yang mengenakan batik lengan panjang.
Di belakang GIbran terlihat adik-adik Gibran, Kahyang Ayu dan Kaesang Pengarep, serta nenek mereka, Sudjiatmi.
Jokowi terlihat kompak dengan Kaesang mengenakan kemeja batik lengan panjang. Sedangkan Ibu Negara dan Kahyang sama-sama menggunakan kebaya encim berwarna biru. Sebelum memasuki rumah calon mempelai wanita, baik Jokowi maupun Iriana, sempat melambaikan tangan kepada warga yang telah menunggu.
Puluhan warga yang merupakan tetangga Jokowi berkerumun di depan rumah Selvi menanti kedatangan orang nomor satu di Indonesia.
Nita (28), warga RT 4 RW 7, Kelurahan Sumber, mengaku sengaja datang untuk melihat langsung Presiden. Ia juga ingin melihat rombongan keluarga berjalan kaki dari rumah menuju rumah calon mantu.
"Penasaran mbak, pengin lihat Pak Jokowi. Wong ya sudah jadi tetangga sejak sebelum beliau jadi wali kota," katanya.
Ia mengaku menunggu semenjak pukul 18.00 WIB. Meski hanya bisa melihat sekilas, Nita mengaku puas.
Hal senada juga diutarakan Diah (35). Ia mengaku senang bisa melihat Jokowi langsung. Apalagi dalam acara mantu tersebut tetangga Jokowi tidak diundang.
"Hanya Pak RT saja yang diundang. Itupun pas Malam Midodareni, sedangkan pas resepsi tidak ada yang diundang," ujarnya.
Meski mengaku kecewa tidak diundang, Diah ikut senang dengan kebahagiaan yang dirasakan keluarga Jokowi saat ini. Ia pun mengerti sebagai presiden pastinya Jokowi memiliki prioritas tersendiri.
"Kecewa iya, tapi ya nggak papa. Kami mengerti, karena kami tahu Pak Jokowi orang baik. Dulu sebelum jadi presiden warga selalu diundang kalau di rumahnya ada acara," tuturnya. (Wijayanti Putri)
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS