Suara.com - Pencalonan Letjen (Purn) Sutiyoso sebagai calon Kepala BIN yang diajukan Presiden Joko Widodo banyak memicu pertentangan banyak pihak. Salah satunya dari pegiat Hak Asasi Manusia (HAM).
LSM HAM, Imparsial meminta Komisi Nasional Hak Asasi Manusia juga segera menyatakan sikap terkait pencalonan Sutiyoso sebagai kepala BIN. Sebab mantan Gubernur DKI Jakarta itu dituduh terlibat sejumlah pelanggaran HAM.
"Komnas HAM harus bersikap, jangan diam. Saya belum lihat kedengeran soal pencalonan Sutiyoso sebagai Kepala BIN," kata Direktur Progam Imparsial Al Araf kepada wartawan, Kamis (11/6/2015).
Menurutnya, Komnas HAM sebagai institusi negara yang membela kepentingan HAM harus bersikap terhadap pencalonan Sutiyoso sebagai KaBIN. Sebab Sutiyoso, kata dia, punya beban masa lalu terkait pelanggaran HAM.
Apalagi pencalonan ini cenderung transaksional. Karena Sutiyoso merupakan ketua partai dari salah satu partai yang mendukung pencalonan Jokowi saat Pilpres 2014.
"Harus ada sikap dari Komnas HAM. Kalau diam, kami bakal mengecam Komnas HAM," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
Gus Yahya Tempuh Jalan Islah, Imam Jazuli: Pengakuan De Facto Otoritas Syuriyah
-
Genangan Surut, Jalan Daan Mogot Sudah Bisa Dilintasi Kendaraan
-
BMKG: Jabodetabek di Puncak Musim Hujan, Waspada Cuaca Ekstrem hingga Mei 2026
-
KPK: Pemeriksaan Gus Alex oleh Auditor BPK Fokus Hitung Kerugian Negara
-
Vonis 6 Bulan untuk Demonstran: Lega Orang Tua, Tapi Ada yang Janggal Soal Kekerasan Polisi!
-
Banjir Jakarta Meluas Kamis Malam: 46 RT dan 13 Ruas Jalan Terendam
-
Gabung PSI, Rusdi Masse Dijuluki 'Jokowinya Sulsel' dan Siap Tempati Posisi Strategis DPP
-
Ray Rangkuti Kritik Standar Etika Pejabat: Jalur Pintas hingga DPR Jadi 'Dewan Perwakilan Partai'
-
Kemensos Dampingi Keluarga Randika yang Viral Disebut Meninggal Kelaparan
-
Tunggu Hal Ini Lengkap, Kaesang Bakal Umumkan Sosok 'Mr J' di Waktu yang Tepat