Suara.com - Pencalonan Letjen (Purn) Sutiyoso sebagai calon Kepala BIN yang diajukan Presiden Joko Widodo banyak memicu pertentangan banyak pihak. Salah satunya dari pegiat Hak Asasi Manusia (HAM).
LSM HAM, Imparsial meminta Komisi Nasional Hak Asasi Manusia juga segera menyatakan sikap terkait pencalonan Sutiyoso sebagai kepala BIN. Sebab mantan Gubernur DKI Jakarta itu dituduh terlibat sejumlah pelanggaran HAM.
"Komnas HAM harus bersikap, jangan diam. Saya belum lihat kedengeran soal pencalonan Sutiyoso sebagai Kepala BIN," kata Direktur Progam Imparsial Al Araf kepada wartawan, Kamis (11/6/2015).
Menurutnya, Komnas HAM sebagai institusi negara yang membela kepentingan HAM harus bersikap terhadap pencalonan Sutiyoso sebagai KaBIN. Sebab Sutiyoso, kata dia, punya beban masa lalu terkait pelanggaran HAM.
Apalagi pencalonan ini cenderung transaksional. Karena Sutiyoso merupakan ketua partai dari salah satu partai yang mendukung pencalonan Jokowi saat Pilpres 2014.
"Harus ada sikap dari Komnas HAM. Kalau diam, kami bakal mengecam Komnas HAM," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Studi: 58 Persen Orang Lebih Utamakan Lingkungan daripada Pertumbuhan Ekonomi
-
Gratis! Jalur Fungsional Japek II Selatan Dibuka untuk Urai Kepadatan Arah Jakarta
-
AS Mulai Seret China dan Rusia di Perang Lawan Iran, Direktur CIA Ungkap Fakta Ini
-
Seberapa Berbahaya Teror Air Keras? Ini Dampak Mengerikan dan Risiko Permanennya
-
Api Lalap Satu Rumah di Cipinang Muara, 5 Orang Alami Luka Bakar
-
Ali Larijani Mati Syahid, Mojtaba Khamenei Kirim Pesan Menggetarkan buat Musuh-musuh Iran
-
Iran Eksekusi Mati Warga Swedia yang Dituduh Mata-mata Mossad
-
Ilmuwan Ungkap Molekul Tersembunyi Fitoplankton, Kunci Siklus Karbon Laut
-
Hari Ini, 35 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta dari Gambir dan Pasar Senen
-
Jakarta Gelar Car Free Night di Sudirman-Thamrin Saat Malam Takbiran