Suara.com - Hari Minggu (14/6/2015) sekitar jam 13.30 WIB atau minggu terakhir sebelum bulan Ramadan, jalan di sekitar tempat pemakaman umum Karet Bivak, Jakarta Pusat, baik yang ke arah Pejompongan maupun sebaliknya, terjebak macet.
Kemacetan tersebut akibat banyaknya kendaraan milik peziarah TPU Karet Bivak yang parkir. Posisi parkir sampai sampai memakan sebagian jalan sehingga terjadi penyempitan.
Kemacetan bertambah parah karena banyaknya kendaraan peziarah yang keluar masuk area parkir pemakaman.
Kondisi di dalam area pemakaman tidak kalah ramai. Hampir setiap nisan didatangi sanak keluarga almarhum maupun almarhumah.
Momentum ini dimanfaatkan para pedagang. Mereka berjualan di berbahagia tempat, bahkan sampai di area dalam pemakaman.
TPU Karet Bivak memang selalu macet setiap menjelang bulan puasa. Berziarah ke pemakaman memang sudah menjadi tradisi.
Bagi warga yang berencana bepergian melalui kawasan TPU Karet Bivak siang ini sebaiknya cari jalur alternatif untuk menghindari kemacetan. Kalau ingin tetap lewat jalur tersebut sebaiknya bersabar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok