Suara.com - Berkurangnya jumlah pendonor darah di Swedia, PMI di negara tersebut mencari cara baru agar memicu bertambahnya pendonor.
Negara tersebut menbuat layanan SMS bagi setiap pendonor yang berhasil menyelamatkan nyawa pasien lainnya yang tak dikenal pendonor.
Para pendonor akan dikirim pesan ‘terim kasih’ saat mereka mendonorkan darahnya dan akan mendapat pesan lanjutan jika darahnya berhasil menyelamatkan nyawa.
“Kami secara konstan mencoba mengembangkan cara untuk mengekpresikan kepentingan poendonor juga,” kata Karolina Blom Wiberg manajer pelayanan darah di Stockholm.
“Kami ingin ada respon dari usaha mereka, dan kami yakin ini adalah cara yang bagus,” katanya lagi.
Dia juga meyakini kalau cara ini bisa membuat si pendonor akan mengabarkan lagi kepada calon pendonor lainnya.
Cara ini sempat memprovokasi dalam diskusi di media sosial di Swedia sejak tiga tahun lalu dan mendapat tanggapan yang sangat baik.
Di Inggris, juga mengalami hal serupa dimana jumlah pendonor darah terus menyusut.
Menurut NHS, penurunan angka pendonor darah mencapai hingga 40 persen jika dibandingkan sepuluh tahun lalu. (Mirror)
Tag
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Mengenal Oghab 44, Benteng Bawah Gunung Iran yang Siap Hancurkan Armada AS di Selat Hormuz
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Kelaparan Hantui India Usai LPG Langka Imbas Perang Iran, Buruh di Kota Balik ke Desa
-
DO Saja Tak Cukup, DPR Minta Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Diseret ke Ranah Pidana
-
Jangan Sampai Menyesal! Ini Risiko Besar Jika Berangkat Haji Tanpa Visa Sah
-
Dosen Universitas Budi Luhur Inisial Y Dipolisikan, Diduga Cabuli Mahasiswi Sejak 2021
-
Soroti Angkot Ngetem Picu Macet, Pramono Anung Bakal Tambah Armada Mikrotrans dan JakLingko
-
Sisi Humanis Warga Iran, Tawarkan Buah ke Jurnalis Padahal Rumahnya Hancur Lebur Habis Diserang
-
Tak Cuma Kepala Dinas, Bupati Tulungagung Diduga Peras Sekolah dan Camat
-
Ikhtiar Mbah Kibar Melawan Sita Bank dengan Goresan Kuas, Bukan Belas Kasihan