Suara.com - Seorang remaja putri penderita difabel di Provinsi Jilin, Cina, ditemukan terkurung di dalam sebuah gudang kayu penyimpanan jagung. Yang mengejutkan, ternyata Xiao Shuang, si remaja berusia 16 tahun itu sudah dirantai dan dikurung di gudang tersebut selama lima tahun oleh orangtuanya.
Berdasarkan cerita yang beredar di dunia maya, saat Xiao berusia 3 tahun, sang kakak laki-laki mendorongnya hingga jatuh. Sejak saat itu, Xiao berperilaku aneh.
Para tetangga mengatakan, dahulu, Xiao kerap berlari-lari memutari desa. Warga pun khawatir Xiao akan mengalami kecelakaan jika tidak ada yang mengawasi.
Malahan, Xiao pernah mengilang selama delapan hari. Warga desa pun kemudian meminta orangtua Xiao untuk mengurungnya demi keselamatannya sendiri.
Zhu, ayah Xiao, menceritakan bahwa dokter mengatakan Xiao adalah bocah autis. Namun, keluarganya tak punya cukup uang untuk membiayai perawatan khusus anak autis.
Zhu mengaku, amat berat baginya untuk merantai Xiao sedemikian rupa. Namun, ia mengatakan, ia tak punya pilihan lain untuk menjaga keselamatan buah hatinya. (Asia One)
BACA BERITA LAINNYA:
Fantastis, CEO Nissan Digaji 110 Miliar Per Tahun
Lenovo Pasang Harga Rp2,6 Juta untuk S60
Pilih Tempat Ini Untuk Kencan Romantis Bersama si Dia
Penumpang Angkot Diperkosa, Ahok: Sopir Tembak Lebih Bahaya dari Uber
Berita Terkait
-
Tokoh Agama di Boyolali Rantai Anak-anak Selama 2 Tahun, KPAI: Orang Tua Pasrah
-
'Trauma Sekali', KPAI Bongkar Neraka 4 Bocah Dirantai: 2 Tahun Kerja Paksa, Makan Sekali Sehari
-
Kedok Panti Asuhan, Terungkap Modus Tokoh Agama di Boyolali Rantai Anak Berdalih 'Hukuman'
-
Rantai Anak Didiknya Dalih Pengajaran, Tokoh Agama di Boyolali Jadi Tersangka
-
6 Kekejian Guru Ngaji 4 Bocah Dirantai di Boyolali: Dibiarkan Kelaparan, Dijadikan Budak
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat