Suara.com - Polisi mengendus dugaan korupsi dalam pengadaan seragam siswa Sekolah Dasar di Kota Depok, Jawa Barat.
Kasubdit V Tipikor AKBP Ajie Indra Dwi Atma menilai ada kejanggalan dalam penggunaan anggaran tersebut.
"Bayangkan yang digunakan hanya Rp5 miliar. Padahal anggarannya mencapai Rp15,5 miliar," kata Ajie di Polda Metro Jaya, Kamis (25/6/2015)
Adjie mengatakan kasus ini modusnya sangat sistemik. Pasalnya, kata dia, markup yang dilakukan diduga melibatkan banyak pihak, termasuk kepala dinas dan penyedia barang dalam pengadaan tersebut.
Saat ini, polisi belum bisa menyimpulkan siapa yang paling bertanggungjawab dalam proyek bantuan sosial yang dialokasikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tahun anggaran 2014 untuk kurang lebih bagi 22.600 peserta didik di Kota Depok.
Polisi, kata dia, masih menghitung kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi pengadaan seragam SD ini. Namun, dia memastikan dalam waktu dekat ini pihaknya bakal melakukan gelar perkara untuk menetapkan tersangka dalam kasus ini.
"Pemeriksaan saksi minggu ini tuntas, tinggal (umumkan) tersangkanya," kata Ajie
Tag
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial
-
Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana
-
BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi
-
AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional
-
Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat
-
Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP
-
Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April