Suara.com - Tim pendamping orangtua kandung Engeline Christina Megawe atau Angeline dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan dan Perempuan Kota Denpasar meminta Polda Bali terus menelusuri siapa saja yang terlibat dalam pembunuhan Angeline, selain ibu angkat Angeline: Margriet Christina Megawe alias Margaret dan mantan pembantu Margaret, Agustinus alias Agus.
"Kami semua berharap kasus ini lebih diperdalam lagi. Kita sampai di sini tidak mudah, kami semua harus terseok-seok dulu," kata juru bicara sekaligus pendamping hukum P2TP2A Kota Denpasar, Siti Sapurah, di Denpasar, Bali, Senin (29/6/2015).
Polisi diminta menelusuri rentetan kasus Angeline mulai dari ketika keluarga Margaret menyatakan Angeline hilang, tapi ternyata Angeline dibunuh dan jenazah dikubur di dekat kandang ayam belakang rumah Margaret di Jalan Sedap Malam, Denpasar.
"Misalnya adanya laporan Angeline hilang di media sosial, munculnya salah satu LSM. Sampai-sampai mereka LSM itu membentengi keluarga ini. Bahkan mereka minta bantuan ke LPSK," katanya.
LSM tersebut, kata Siti, sampai berani mengundang Kapolda Bali Inspektur Jenderal Ronny Franky Sompie napak tilas pencarian Angeline di sepanjang Jalan Sedap Malam hingga tempat sekolah.
"Tolong bantu rakyat Indonesia, kami meminta penyidikan ini secara transparan dan marilah polisi itu bekerja lebih giat lagi memperdalam semua bukti yang diperoleh," ujar Siti.
Siti kemudian menyebut peran kedua anak kandung Margaret: Yvonne Caroline Megawe dan Christina Telly Megawe, yang waktu itu sampai memasang pengumuman Angeline hilang di media sosial.
"Ini tidak bisa didiamkan begitu saja oleh penyidik, mereka ini semuanya terlibat. Jika tidak terjadi sesuatu di dalam maka tidak akan terjadi muncul," katanya. "Selama ini dialah yang pasang badan dari awal, yang membuat alibi anak ini hilang di depan rumah, dengan pakaian yang sangat luar biasa, tapi apa dibalik itu semua."
Siti yakin kalau polisi bisa membongkar, tersangka pembunuh akan tambah lagi.
"Tidak mungkin ibu M ini melakukan sendiri. Pasti ada yang membuat skenarionya. Kita tahu M ini sudah tua, jika itu memang motifnya adalah warisan, maka dia dibantu oleh orang lain yang umurnya lebih panjang," kata Siti. "Saat ini kami masih menyelidiki adanya keterlibatan keluarga Margaret yang berada di luar Bali." (Luh Wayanti)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Blackout Sumatra Dinilai Ungkap Kelemahan Sistemik Kelistrikan, PLN Didesak Audit Menyeluruh
-
Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Prabowo Ajak Megawati Jalan Berdampingan
-
Penghormatan Terakhir Presiden Prabowo untuk Mantan Menhan Ryamizard
-
Invasi Jauh ke Lebanon Selatan, Israel Klaim Rebut Benteng Beaufort
-
Yasinta Moiwend: Perempuan Adat Papua Konsisten Suarakan Lingkungan, Hingga Polemik Pesta Babi
-
TPS Tambora Uji Coba Eco Lindi untuk Atasi Bau Sampah dan Gas Metana
-
Ledakan Bubuk Mesiu Hancurkan Desa di Myanmar, 55 Orang Tewas
-
Disambut Menhan Sjafrie, Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard di Kemhan
-
Warga Teriak Minta Tolong! 9 Nyawa Lolos dari Maut saat Rumah Dinas TPU Kebon Nanas Terbakar
-
Mimpi Nikah Kandas! Pasutri WO Jaktim Penipu Rp2,6 M Ditahan usai Jerat 58 Pasangan