Suara.com - Menteri Pertanian Nepal mengundurkan diri dari jabatannya, hari Kamis (2/7/2015). Sang menteri, Hari Prasad Prajuli, mengundurkan diri setelah rekaman dan foto dirinya sedang berusaha memeluk seorang perempuan dalam sebuah acara beredar di dunia maya.
Foto-foto Parajuli yang sedang mencoba menyentuh dan memeluk seorang perempuan dalam acara perayaan menandai awal musim tanam, hari Selasa lalu, jadi bahan perbincangan di internet. Sang menteri pun dihujani kritik oleh netizen.
"Foto-foto dan video tersebut menunjukkan bahwa perbuatannya tidak pantas, ia seharusnya tidak melewati batas-batas norma kesopanan dalam masyarakat," kata juru bicara partai Unified Marxist Leninist (UML), asal partai Parajuli, Surya Thapa seperti dikutip AFP.
"Ia mengundurkan diri setelah mengetahui komentar dan tudingan masyarakat terhadapnya," lanjut Thapa.
Biro Pers Kantor Perdana Menteri Nepal Sushil Koirala membenarkan berita pengunduran diri Parajuli.
Berdasarkan survei yang digelar Bank Dunia tahun 2013, 26 persen responden perempuan berusia 19 hingga 35 tahun mengaku mengalami pelecehan seksual di transportasi publik di Nepal. (Asia One)
Berita Terkait
-
Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran
-
Faisal Halim Mulai Siapkan Mental jika Malaysia Didiskualifikasi dari Kualifikasi Piala Asia 2027
-
Mantan Pemain Sunderland Debut bersama Bangladesh, Lawan Negara Eks Persija Jakarta
-
Kena Sanksi FIFA, Begini Reaksi Kapten Malaysia Soal Mentalitas Harimau Malaya
-
Nepal Ikut Gugat Malaysia ke FIFA Usai Skandal Naturalisasi, Minta Kemenangan 3-0!
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court
-
8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir
-
Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun
-
Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi
-
Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat
-
Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon
-
Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah
-
Profil Praka Rico Pramudia, Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon
-
Circle Korupsi Sulit Dibongkar? Eks Penyidik KPK Ungkap Peran Loyalitas dan Skema Berlapis
-
Daftar 4 TNI Gugur di Lebanon, Terakhir Praka Rico Pramudia