Suara.com - Siang ini, Senin (6/7/2015), penyidik Polresta Denpasar, Bali, akan rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap Engeline Margriet Megawe (Angeline) di rumah tersangka pembunuh bernama Margriet Christina Megawe alias Margaret, Jalan Sedap Malam, Denpasar.
Margaret yang tak lain ibu angkat Angeline sudah dihadirkan ke lokasi, begitu juga mantan pembantunya, Agustinus alias Agus, yang juga menjadi tersangka pembunuh.
Kedua tersangka dibawa polisi ke lokasi dengan pengawalan ketat. Mereka diangkut dengan mobil baraccuda milik Polda Bali.
Pengacara Hotman Paris Hutapea dan Haposan Sihombing juga sudah datang ke lokasi untuk mendampingi Agus. Ia datang sekitar pukul 10.00 Wita.
"Saya tiba dari bandara langsung ke sini untuk mendampingi klien kami, dalam acara rekonstruksi kasus pembunuhan," kata Hotman yang mengenakan jas, dasi warna merah mudah bercorak batik, dan batu akik, di Jalan Sedap Malam, Denpasar, Senin (6/7/2015).
Hingga berita ini diturunkan jam 11.55 Wita tadi, Hotma Sitompul dan tim, pengacara Margaret, belum datang. Kalau pengacara Margaret tidak datang, acara rekonstruksi bisa batal.
Menanggapi hal tersebut, Hotman Paris mengatakan percaya kepada polisi.
"Tapi ya kita serahkan saja kepada penyidik jadi atau tidaknya," kata Hotman.
Kabarnya, pesawat terbang yang membawa rombongan kuasa hukum Margaret berangkat dari Jakarta sekitar pukul 07.14 Wib.
Baru pada sekitar jam 12.00 Wita, sejumlah pengacara Margaret tiba di lokasi. Setelah semua kuasa hukum tersangka sudah siap, reka ulang akan dimulai.
Angeline diadopsi Margaret sejak umur tiga hari pada 2007. Sejak itu, Angeline belum pernah bertemu orangtua kandung, Hamidah dan Rosidik.
Dalam kasus Angeline, polisi sudah menetapkan dua orang menjadi tersangka kasus pembunuhan. Pertama, Agus, orang yang pernah menjadi pembantu Margaret dan kedua Margaret. Sebelumnya, Margaret juga sudah ditetapkan menjadi tersangka kasus penelantaran anak.
Bocah kelas 2-B di SDN 12 Kesiman, Sanur, Denpasar, sebelumnya dilaporkan orangtua angkatnya hilang pada Sabtu (16/5/2015).
Tapi ternyata, jasad Angeline ditemukan dalam kondisi terkubur di halaman belakang rumah Margaret, dekat kandang ayam, Rabu (10/6/2015).
Jenazah Angeline ditemukan dalam keadaan tertelungkup memeluk boneka barbie dan dibungkus kain sprei putih.
Dari hasil autopsi RS Sanglah, di lehernya ditemukan bekas jeratan dan banyak sekali tanda kekerasan akibat benda tumpul, bahkan sundutan rokok di tubuh bocah tersebut. Kekerasan yang diterima Angeline diduga sudah berlangsung lama.
Angeline juga menjadi korban perbuatan asusila yang dilakukan Agus. (Luh Wayanti)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi
-
Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding
-
IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026
-
Cara Belanja di Singapura dan Jepang Pakai BRImo, Tanpa Tukar Mata Uang
-
Mario Aji dan Veda Ega Ajak Masyarakat Ramaikan Gelaran MotoGP Mandalika 2026
-
Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Gelar 2nd Fun Kids Swimming Competition