Suara.com - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus memperkuat layanan Call Center bernomor 1500400 yang bekerja selama 24 jam setiap hari guna menampung keluhan masyarakat.
"Layanan Call Center ini sebenarnya sudah ada sejak era PT Askes, bernomor 500400. Sejak beberapa bulan terakhir, nomornya berganti menjadi 1500400," kata Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Endang Tidarwati di Jakarta, Rabu.
Endang mengklaim nomor baru tersebut lebih mudah diingat.
Dia juga menambahkan Call Center akan bekerja dari dua tempat di Jakarta dan Semarang.
"Ada sepuluh jenis informasi yang paling sering ditanyakan warga, antara lain bagaimana melakukan proses pendaftaran, pengisian new E-Dabu, pelayanan yang dijamin di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan nama asuransi swasta yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan," katanya seperti dikutip Antara.
Pertanyaan lainnya mengenai tata cara pembayaran iuran, koordinasi manfaat, jumlah tagihan bagi peserta penerima upah (PPU) swasta dan peserta bukan penerima upah (PBPU), perubahan data atau mutasi peserta dan pelayanan administrasi.
Melalui call center itu, kata dia, diharapkan keluhan pelanggan bisa diminimalkan.
"Kami menyediakan konsultan medis yang kompeten, sehingga seluruh pertanyaan seputar BPJS Kesehatan bisa dijawab secara menyeluruh," katanya.
Dia juga menambahkan, pada Juni 2015, terjadi penurunan keluhan pelanggan dari 3.620 keluhan pada Januari 2015 menjadi 1.730 keluhan saja.
Berita Terkait
-
Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?
-
Curhat Dokter Gia Pratama Viral, Sebut Hanya Terima Rp30 Ribu dari Pasien BPJS
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Jangan Diabaikan! Ini Alasan Karyawan Harus Punya BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan
-
Masih Bekerja Tapi Ingin Cairkan JHT? Ini Syarat Berkas Pencairan BPJS Ketenagakerjaan
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara