Suara.com - Kepolisian Indonesia memasang kamera pengintai atau CCTV di kawasan Tol Cikopo-Palimanan atau Cipali. Di sana sering terjadi kecelakaan sejak pertama kali diresmikan belum lama ini.
"Sudah dipasang beberapa CCTV untuk memantau pengguna jalan di tol Cipali. Diharapkan CCTV tersebut bisa memonitor arus lalin di jalan tol," kata Kapolri Jenderal Badrodin Haiti di Parkiran Timur Senayan, Jakarta Sabtu, (11/7/2015).
Selain itu, untuk mengamankan para pemudik yang melewati Tol Cipali, polisi juga akan mengerahkan personel dan kendaraan patroli. Hal tersebut bertujuan agar pihalnya dapat memantau juga pengemudi yang mengemudi kendaraanya melewati batas normal yang sudah ditentukan.
"Kami turunkan kendaraan patroli di sepanjang Cipali untuk memantau. Sehingga kalau ada kendaaran yang melebihi batas kecepatan akan diperingatkan," kata mantan Wakapolri tersebut.
Kapolri menganjurkan agar para pengemudi yang keletihan dalam perjalanan bisa memanfaatkan rest area yang tersedia. Di sana banyak terjadi kecelakaan karena faktor kelelahan.
"Berharap bisa menggunakan rest area di jalan tol sehingga pengendara tidak terlalu capek. Karena kecelakaan yang terjadi karena kecapaian dan lebih banyak ke arah barat, arah Pejagan ke Cikopo. Kemungkinan jalannya cukup bagus dan lurus supir dalam kondisi lelah sehingga faktor manusia sangat menentukan," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?
-
LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun
-
Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang
-
Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta
-
Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia
-
9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan
-
Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir
-
Alur Komunikasi Petugas PK Dinilai 'Lemot', Nyawa Melayang di Perlintasan Bekasi Timur
-
Intervensi Baleg DPR di Kasus Chromebook Nadiem Makarim? Formappi: Tidak Bisa!