Suara.com - Ribuan calon penumpang kereta api lokal jurusan Solo-Yogyakarta, memadati Stasiun Solo Balapan, Jawa Tengah, Selasa (21/7/2015) siang. Calon penumpang ini umumnya para pemudik yang ingin menghabiskan masa libur Lebaran ke Yogyakarta.
Ada juga calon penumpang yang ingin pulang kampung, setelah merayakan Lebaran ke tempat sanak saudaranya di Solo dan sekitarnya.
Pantauan Suara.com, antrean panjang terlihat dari depan loket pembelian tiket hingga halaman stasiun. Bahkan, sejumlah calon penumpang ada yang duduk bersila di lantai untuk menunggu panggilan dari petugas stasiun.
Salah seorang calon penumpang dari Pekanbaru, Riau, Dede mengatakan, kedatangannya ke Stasiun Solo Balapan untuk membeli tiket kereta jurusan Yogyakarta. Ia datang bersama dengan keluarga sekitar pukul 10.00 WIB. Namun, karena antrean panjang, dia baru mendapatkan tiket sekitar pukul 11.00 WIB.
"Awalnya ingin berangkat ke Yogyakarta pagi. Karena yang membeli tiket banyak, ya, terpaksa harus mengantre. Baru sekitar pukul 11.00 WIB bisa mendapatkan tiket," terang Dede di Stasiun Solo Balapan, Selasa (21/7).
Dede mengaku ingin menghabiskan libur Lebaran bersama dengan keluarganya di Yogyakarta.
"Pengen liburan ke Yogyakarta aja, soalnya banyak objek wisata di sana. Jadi sebelum pulang ke Pekanbaru, kita ingin menghabiskan libur panjang Lebaran di sana," imbuhnya.
Calon penumpang lain, Wiwin, mengaku untuk bisa mendapatkan tiket tersebut harus mengantre berjam-jam. Hal tersebut dikarenakan momen ini memang bersamaan dengan arus balik Lebaran.
"Mau balik ke Yogyakarta. Kemarin habis merayakan Lebaran ke tempat saudara di Solo," jelas Wiwin.
Sementara itu, Kepala Stasiun Solo Balapan, Sigit Budiantono mengatakan, H+3 Lebaran didominasi calon penumpang kereta api lokal, seperti jurusan Solo-Yogyakarta. Kepadatan calon penumpang tersebut sudah terjadi sejak pagi dan diprediksi akan terus terjadi hingga sore.
"Mereka ada yang pulang ke rumah setelah merayakan Lebaran di Solo dan sekitarnya. Ada pula yang ingin berliburan ke Yogyakarta," papar Sigit. [Labib Zamani]
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Poin Revisi UU HAM, Wamen HAM: Pembela HAM Tidak Bisa Dikriminalisasi
-
Bongkar LHKPN AKP Deky: Kasat Narkoba yang Dipecat karena Beking Bandar Ternyata Punya Harta Rp1 M
-
Siti Zuhro Tagih Komitmen Reformasi Polri: Jajaran Harus Setia pada NKRI, Bukan pada Prabowo
-
Balas Ancaman Trump, Iran: Teluk Oman akan Jadi Pemakaman AL AS
-
Sang Adik Ditangkap Tentara Israel, Presiden Irlandia: Saya Sangat Bangga Padanya
-
KPK Diam-diam Periksa Eks Anak Buah Budi Karya dalam Kasus Korupsi DJKA
-
Jakarta Mau Jual Obligasi Daerah, Warga Kini Bisa Ikut Bangun Ibu Kota
-
Kasad Maruli Tegaskan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Permintaan Pemda, Bukan Instruksi TNI
-
Prof Siti Zuhro: Elit Jadi Penghambat Kemajuan, Visi Prabowo Harus Dibuktikan
-
Detik-detik 9 WNI Ditodong Senjata Tentara Israel, Benjamin Netanyahu Buka Suara