Suara.com - Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Bhagasasi Bekasi bersiap menghadapi dampak kekeringan yang mulai melanda sebagian besar wilayah di Jawa Barat.
"Sejauh ini belum terasa dampaknya, tapi kalaupun terjadi kami siap menghadapinya," kata Kepala Bagian Humas PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi, Endang Kurnaen di Bekasi, Sabtu.
Endang mengatakan, berdasarkan pengalaman, pada saat kekeringan melanda, dampak yang kerap terasa ialah kesulitan warga untuk mengakses air karena sumber-sumber air kering.
Akibatnya, warga membutuhkan pasokan air untuk kebutuhan sehari-harinya, mulai dari memasak, mandi, mencuci, hingga mengairi sawah.
"Wilayah Kabupaten Bekasi tergolong yang paling rentan terkena dampak kekeringan," katanya.
Karena itu, lanjut Endang, PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi sudah bersiap menyediakan layanan air bersih sesuai kebutuhan warga.
"Ada beberapa mobil tanki yang kami siagakan dan siap diterjunkan ke lokasi kapan pun diminta oleh warga," katanya.
Akan tetapi sejauh ini belum ada satu pun permintaan bantuan air bersih yang dilayangkan warga ke PDAM.
Endang menambahkan, dampak lain dari kekeringan yang mungkin dihadapi oleh PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi ialah berkurangnya pasokan air baku untuk keperluan produksi air bersih.
"Namun itu pun belum terasa sehingga hingga saat ini kapasitas produksi masih belum terpengaruh," demikian Endang. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Komisi VIII DPR RI Awasi Langsung Penyaluran PKH dan Sembako di Batam
-
Diskon Tiket KA Lebaran 2026 Masih Tersedia, KAI Daop 6 Imbau Warga Segera Pesan
-
Ketua MPR Soroti Kasus Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas di Tual: Harus Jadi Pelajaran!
-
Pakar UI: Indonesia Wajib Waspada 'Akal Bulus' Israel di Balik Rekonstruksi Gaza dalam BoP
-
Rocky Gerung: Perjanjian Dagang Prabowo-Trump 'Menghina Indonesia'!
-
Anggota Brimob Aniaya Anak hingga Tewas di Tual, Menteri PPPA Turun Tangan: Sedang Koordinasi
-
Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas, Yusril: Sungguh di Luar Perikemanusiaan
-
Sound Horeg dan Perang Sarung Dilarang Keras Selama Ramadan di Ponorogo, Apa Sanksinya?
-
Berbagi Piring Persaudaraan, Kala Ribuan Orang Menyemut Jadi Keluarga Masjid Jogokariyan
-
Pelajar SMA Aceh Barat Dikeroyok Oknum TNI, Praktisi Hukum Desak Pengadilan Militer