Suara.com - Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (Ditjen PAUD dan Dikmas) Kemendikbud, Haris Iskandar melarang untuk mengajarkan Calistung (membaca, menulis, berhitung) serta ujian/tes untuk masuk SD bagi anak usia dini.
Pasalnya, kata Haris, usia dini merupakan masa dimana anak untuk bermain dan mengenal lingkungan sekitar.
"Kalau hanya mengajarkan huruf-huruf tertu boleh-boleh saja. Asal bukan memaksa anak untuk terus belajar. Sebab usia dini ini adalah masa dimana anak itu untuk bermain, mengenal lingkungan dan mencari jatidiri," kata Haris di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Sabtu (1/8/2015).
Dia mengatakan, PAUD merupakan pendidikan non formal yang tidak membutuhkan kurikulum baku dan lebih pada permainan yang mengarah pada pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani pada anak.
"Kalau di negara maju itu ruang bermain tidak hanya untuk anak usia dini saja, tapi juga anak usia SD dari kelas 1-3. Jadi tidak ada pendidikan khusus bagi mereka," kata dia.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo juga melarang anak usia dini diberikan pelajaran formal.
Ganjar mengusulkan agar anak usia dini hanya diajarkan pendidikan karakter dan kerangka dasar perkembangan anak.
"Pendidikan karakter bagi anak usia dini sangat penting. Karena pendidikan karakter ini merupakan kerangka dasar bagi anak untuk menuju tahap selanjutnya," tambah Ganjar.(Labib Zamani)
Tag
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK
-
Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa