Suara.com - Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengumumkan peserta yang lolos pada seleksi tahap ketiga atau profil assessment pada siang hari ini. Pengumuman akan dilakukan pada pukul 14.00 WIB di Gedung Sekretariat Negera lanraran proses penilaian terhadap hasil tes yang diikuti oleh peserta sejumlah 48 orang tersebut sudah selesai.
"Hari ini pengumuman pukul 14.00 WIB. Sekarang ini belum selesai (siapa saja yang lolos) masih dibahas oleh Pansel," kata Juru Bicara Pansel Capim KPK, Betti S. Alisjahbana saat dikonfirmasi, Rabu (12/8/2015).
Dia menjelaskan, bahwa penentuan untuk peserta yang lolos pada seleksi tahap ketiga ini di titik beratkan dengan melihat hasil dari profil assessment yang sudah dilakukan pada 27-28 Juli 2015 lalu. Menurut Betti, dari situ akan dilihat potensi serta kompetensi masing-masing calon.
"Pertama yang kita lihat adalah profile assesment. Dari profile assesment ini bisa dilihat potensi dan kompetensi masing-masing calon. Kemudian kita pilih nama-namanya. Kemudian kita cek rekam jejaknya," jelasnya.
Betti menegaskan para peserta Capim KPK Periode 2015-2019 ini yang telah lolos seleksi tahap tiga masih harus menjalani seleksi tahap empat yakni tes kesehatan dan wawancara langsung dengan Anggota Pansel. Setelah itu, lanjutnya nama-nama tersebut diserahkan kepada Presiden Joko Widodo.
"Belum selesai, masih bisa berubah. Nanti saja pada saat pengumuman (untuk siapa saja yang lolos). Baru nanti presiden serahkan ke DPR, dan DPR yang memilih," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Semarang Jadi Pelopor Meritokrasi di Jateng, 12 Pejabat Dilantik Lewat Sistem Talenta
-
Nyanyian Saksi di Sidang: Sebut Eks Menaker Ida Fauziyah Terima Rp50 Juta, KPK Mulai Pasang Mata
-
Diduga Demi Kejar 'Cuan' Bisnis, Anak Usaha Kemenkeu Nekat Suap Ketua PN Depok Terkait Lahan Tapos
-
Kapolres Tangsel Laporkan Gratifikasi iPhone 17 Pro Max ke KPK, Kini Disita Jadi Milik Negara
-
Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Obat Keras, 21 Ribu Butir Disita dari Dua Lokasi
-
Usai Kena OTT KPK, Ketua dan Waka PN Depok Akan Diperiksa KY soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Bukan Rugikan Negara Rp2,9 T, Pertamina Justru Untung Rp17 T dari Sewa Terminal BBM Milik PT OTM
-
Sidang Hadirkan Saksi Mahkota, Pengacara Kerry: Tidak Ada Pengaturan Penyewaan Kapal oleh Pertamina