Suara.com - Bupati Tangerang Ahmed Zaki menyerukan agar warganya untuk melakukan salat minta hujan atau salat istiqo. Ini harus dilakukan bersama-sama agar hujan turun.
Saat ini kemarau panjang dan krisis air bersih melanda Tangerang. Salat ini juga wajib dilakukan untuk para PNS dan pejabat di lingkungan Kabupaten Tangerang.
"Saya sudah perintahkan para camat dan kepala desa untuk bergandengan dengan para ulama menggelar shalat Istiqo," kata Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar di Tangerang, Banten, Rabu (19/8/2015).
Ahmed mengatakan para ulama yang tergabung dalam MUI untuk dapat memimpin shalat itu pada tiap kecamatan dengan harapan hujan turun.
Krisis air bersih melanda kawasan ini akibat kemarau dan debit air Kali Cisadane menjadi turun menyebabkan PDAM setempat menghentikan beberapa hari pengiriman air ke rumah warga. Bahkan tanaman padi dan palawija milik petani menjadi mati karena kekurangan air karena saluran irigasi tidak berfungsi akibat air tidak mengalir.
Pada beberapa wilayah sentra pertanian seperti di Sepatan, Rajeg, Pasar Kemis dan Mauk, tanaman padi terancam puso. Ahmed menambahkan peran serta ulama sangat dibutuhkan karena dapat memimpin dalam pelaksanaan shalat minta hujan tersebut.
Penyebab krisis air diperparah akibat salah satu pintu Bendungan 10 Tangerang mengalami kerusakan sehingga debit air Kali Cisadane mengalami penurunan yang signifikan. Para peternak mengalami kesulitan air maka banyak hewan peliharaan menjadi kurus dan untuk mengatasi terpaksa dijual meski belum waktunya.
Demikian pula peternak ikan kesulitan air karena kolam budidaya kering, maka persediaan yang ada dijual dengan harga murah. Dia mengharapkan supaya para camat dan kepala desa mulai hari ini menggelar shalat minta hujan agar terhindar dari krisis air akibat kemarau. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle
-
Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri
-
Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?
-
Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus
-
Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital
-
Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai
-
Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek