Suara.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama akan menggelar Halaqah (Pertemuan) Kebangsaan bertema "Pancasila Rumah Kita: Perbedaan adalah Rahmat" di Gedung PBNU, Jakarta, Rabu (26/8/2015), dengan menggandeng sejumlah perwakilan dari komunitas agama-agama di Tanah Air.
Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faishal Zaini di Jakarta, Selasa, menjelaskan, Halaqah Kebangsaan tersebut dilaksanakan sebagai wujud komitmen NU dalam mengawal keragaman di Indonesia demi terjaganya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Ia menegaskan bahwa Indonesia adalah negara yang memiliki keragaman budaya, agama, suku bangsa, bahasa, dan lain-lain. Keragaman itu merupakan berkah bagi Indonesia.
"Sudah menjadi komitmen NU untuk terus menjadi yang terdepan dalam menjaga keragaman itu, karena NU sebagai entitas dari Islam yang mayoritas sudah seharusnya mengayomi kelompok minoritas," kata dia.
Lebih jauh Helmy mengungkapkan, Halaqah Kebangsaan adalah tindak lanjut dari upaya menyebarluaskan Islam Nusantara ke dunia internasional.
"Kita lanjutkan apa yang menjadi amanah muktamar. Kita tunjukkan ke dunia bahwa Islam ala Indonesia ini mampu menjadi pembeda yang bisa menjadi pemersatu atas keragaman di Indonesia itu sendiri," kata dia.
Akan hadir sebagai pembicara dalam Halaqah Kebangsaan itu Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Sekretaris Eksekutif Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Romo Edy Purwanto, Ketua Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Pdt Albertus Patty, serta utusan Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Bhiksu YM Dutavira Mahastavira. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
Terkini
-
Tak Hanya Potong Gaji DPR dan Menteri, Wakil Rakyat Usul Efisiensi Sasar Anggaran Lain di Pemerintah
-
Inggris Kerahkan Kapal Perusak Tipe 45 dan Sistem Otonom Canggih ke Selat Hormuz Iran
-
Misteri Negosiator Rahasia, Klaim Damai Donald Trump Dibantah Mentah-mentah oleh Teheran
-
Ribuan Tentara Amerika Serikat Siap Serang Iran Lewat Darat
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Dihujani Drone Rusia di Siang Bolong, Situs Warisan Dunia UNESCO di Lviv Hancur
-
Arab Saudi Marah ke Iran, Singgung Serangan Rudal Kiamat ke Negara Islam
-
Halalbihalal di Balai Kota, Pramono Anung: ASN Jakarta Masih WFH 2 Hari Lagi
-
Tak Jauh dari Indonesia, Negara Ini Mulai Irit BBM Hingga Nyatakan Darurat Energi
-
2000 Tentara AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Bersiap Masuki Iran