Petugas Imigrasi kelas I Jakarta Utara dan Polres Metro Jakarta Utara gerebek rumah yang dihuni oleh 31 WNA asal Cina di perumahan elit komplek Bukit Golf Mediterania Pantai Indah Kapuk, Jumat (31/7/2015) [suara./Kurniawan]
Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri mengamankan 28 warga negara Taiwan terdiri atas 14 pria dan 14 wanita saat penggerebekan di sebuah rumah mewah, Setya Duta Raya, Desa Ciwaruga, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (26/8/2015).
Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Anton Charliyan mengatakan hal itu kepada media saat dihubungi, Rabu (26/8/2015).
Dia menjelaskan, puluhan warga asing yang ditangkap itu terkait dugaan penggunaan dan peredaran narkotika serta kejahatan siber. Selain warga asing, polisi juga mengamankan tiga orang warga negara Indonesia yang bekerja sebagai pembantu, yaitu bernama Miki, Iis dan Lia. Namun mereka hanya dimintai keterangan sebagai saksi.
"Kejahatan ini modus baru ini. Kasus ini pengembangan dari kasus pengungkapan peredaran narkotika sebelumnya. Sekarang sedang dalam pengembangan kasus," terangnya.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang diperoleh, di lokasi ditemukan barang bukti narkoba jenis sabu sebesar 2 gram, 250 butir psikotropika golongan IV diduga ekstasi, 6 unit handy talky (HT), empat cctv, 21 unit router aktif, 2 unit laptop 26 unit telepon rumah, dan satu buah kalkulator.
Rumah ini diketahui disewa oleh lelaki bernama Rudi Tan sekitar empat bulan lalu. Rumah tersebut diduga digunakan untuk melakukan tindak pidana penipuan dengan menggunakan komunikasi telepon (cyber crime). Informasi diperoleh, rumah tersebut diduga juga akan dijadikan clendestial lab (home industri) narkoba.
"Saya menuju lokasi. Siapa pelakunya nanti dulu, kasus besar," kata Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso yang saat dihubungi mengaku dalam perjalanan menuju lokasi untuk memimpin olah TKP.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW
-
Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan
-
Buntut Sengketa SMAN 1 Bandung, Gugatan PLK di PTUN Dinilai Ancam Kepemilikan Aset Negara
-
Wadanyon TPNPB-OPM Diciduk di Bandara Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Sita Amunisi
-
Penampakan Lukisan Emas dan Mercy Koruptor Jimmy Sutopo yang Dilelang Rp5,5 Miliar, Mewah Banget!
-
PDIP Balas Pujian Prabowo: Kami Memang Seharusnya di Luar Pemerintah
-
Bareskrim Bongkar Sindikat Kosmetik Merkuri di Cirebon, Pemilik Akun Lou Glow Ditangkap
-
Andrie Yunus Nyaris Buta, Bakal Dikirim ke Profesor India yang Tangani Novel Baswedan
-
Influencer ZNM Diperiksa Bareskrim Polri Jumat Besok, Buntut Viral Gunakan Gas N2O Whip Pink
-
Kepala BPOM Tegaskan Penjualan Obat di Minimarket Tak Bisa Sembarangan: Tetap Diawasi Apoteker