Suara.com - Anggota Komisi III DPR Desmond Mahesa mengapresiasi langkah Bareskrim Polri yang langsung menetapkan satu dari 19 calon pimpinan KPK menjadi tersangka.
"Yah bagus itu, berarti Polri kan sudah menjalankan tugasnya dengan baik," kata Desmond saat dihubungi Suara.com, Jumat (28/8/2015).
Desmond mengimbau kepada tim Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK untuk lebih berhati-hati dalam memberikan penilaian. Karena menurutnya, DPR telah memberi mengingatkan agar pansel benar-benar menelisik calon.
"Kita kan juga sudah mengimbau pansel ini supaya benar-benar teliti cari, cari rekam jejak para capim ini. Kalau sudah begini, kalau mereka disebut kecolongan ya nggak mau," tambahnya.
Politisi Gerindra ini menambahkan DPR tidak akan menolerir siapa pun calon bermasalah. Ia juga akan melihat latar belakang nama kandidat yang nanti akan diserahkan ke DPR.
"Kita akan lihat juga nanti nama-namanya (capim) yang akan diserahkan ke kita. Andaikata mencurigakan, walau dia dari titipan pihak yang berkuasa ya tetap tidak bisa," kata dia.
Pansel calon pimpinan KPK mengakui ada satu calon pimpinan KPK yang sudah ditetapkan Bareskrim Polri menjadi tersangka.
"Iya benar, kita sudah tahu, ada di antara 19 nama tersebut," kata juru bicara Tim Pansel KPK Betti Alisjahbana.
Kandidat yang dijadikan tersangka tersebut adalah yang telah seleksi tahap keempat atau tahap wawancara pada tanggal 24-26 Agustus 2015.
Tapi, Betti tidak mau menyebut siapa nama capim KPK yang jadi tersangka tersebut.
"Tapi saya tak bisa sebutkan kasus maupun nama orangnya, saya juga tidak bisa sebutkan orangnya dari kalangan mana," kata Betti.
Sebelumnya, Kabareskrim Komisaris Jenderal Budi Waseso mengungkapkan ada seorang calon pemimpin KPK yang sudah berstatus tersangka. Dia terjerat kasus pidana. Orang tersebut termasuk dalam 48 capim KPK yang rekam jejaknya pernah ditelusuri Bareskrim Polri.
Bareskrim berharap agar Pansel KPK mempertimbangkan hasil penelusuran Bareskrim agar kelak tidak ada masalah.
Tag
Berita Terkait
-
Capim KPK Jadi Tersangka, Pansel Diminta Segera Temui Kabareskrim
-
Pansel Pastikan Tak Loloskan Satu Capim KPK yang Jadi Tersangka
-
Komisi III DPR Desak Bareskrim Umumkan Nama Capim KPK Tersangka
-
Satu Capim KPK Jadi Tersangka, Pansel Tak Mau Disebut Kecolongan
-
Pansel Akui Capim KPK yang Jadi Tersangka Masuk Daftar 19 Nama
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
12 Tips Memilih Shade Lipstik Sesuai Warna Pakaian, Biar Makin Serasi dan Stylish
-
BRI Salurkan Pembiayaan Perumahan Rp12,17 Triliun, Presiden Hadiri Akad Massal di Batang
-
Arti Nama Putra Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon, Sarat Makna Indah dan Doa
-
Senna: Drama Biografi yang Menghidupkan Kembali Sang Legenda Formula 1
-
BRI Percepat Pembiayaan Rumah Bagi Masyarakat, Akad Massal Dihadiri Presiden
-
Melihat Budidaya Kakao Jembrana, Emas Cokelat Yang Memikat Pasar Jepang Dan Eropa
-
Profil Lilik Budi Supriyanto, Pengusaha dan Ayah Staf Admin KPK yang Terseret Kasus Bupati Pemalang
-
Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP, BRI Kian Perkuat Ekonomi Kerakyatan
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan
-
BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan, Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP