Suara.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik meminta Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama intropeksi diri. Pasalnya, Ahok beberapakali diadukan masyarakat ke lembaga pengak hukum.
"Saya kira kalau masyarakat sudah melaporkan berarti memang ada sesuatu yang dilakukan Ahok. Sudah sering dilaporkan seharusnya Ahok introspeksi dirilah. Harus mawas diri," kata Taufik di gedung DPRD Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2015).
Anggota Fraksi Partai Gerindra yakin masyarakat yang mengadukan Ahok ke lembaga hukum memiliki bukti atas dugaan pelanggaran yang dilakukan Basuki atau Ahok.
"Karena orang itu kalau melaporkan pasti punya data-data awal lho. Nggak mungkin asal melaporkan," kata Taufik.
Anggota masyarakat yang baru-baru ini melaporkan Ahok ke Badan Reserse Kriminal Polri tergabung dalam Gerakan Lawan Ahok. Mereka menuduh Ahok melakukan fitnah dan pencemaran nama baik terkait kasus penggusuran pemukiman di Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, pada 21 Agustus 2015.
Ucapan Ahok yang dianggap fitnah dan mencemarkan nama baik disampaikan di salah satu acara debat yang ditayangkan di televisi.
Kemudian ada lagi warga bernama Amir Hamzah melaporkan Ahok ke Komisi Pemberantasan Korupsi terkait kasus pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras, Jakarta Barat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Danamon Rayakan HUT ke-70, Perkuat Inovasi D-Bank PRO dan Hadirkan Ragam Promo untuk Nasabah
-
Utang BGN Tembus Rp1,6 Triliun, Ini Daftar Tunggakannya ke Pihak Ketiga
-
Cerita di Balik Spanduk Malvinas: Dibuat dari Seprai Hotel dan Diselundupkan Diam-diam
-
Bikin Candu Warganet, Apa Sih Makna Lagu 'Sakedung Kading' yang Lagi Viral?
-
Sikat Mafia Lingkungan dan Korporasi SDA, Bareskrim Fokus 'Follow The Money' dan Sita Aset
-
Program Makan Bergizi Gratis Belum Capai Target, Realisasinya Baru 59 Persen
-
Minat Beli Logam Mulia Turun, Harga Patokan Ekspor Emas Jadi Merosot
-
Eksodus Besar-besaran! Daftar 13 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia 'Turun Kasta' ke Super League
-
Masih Disidik Kejagung, Motor Listrik Rp243,9 Miliar Milik BGN Belum Dicatat sebagai Aset
-
BRI Situbondo Tegaskan Dukung Penuh Kejari Usut Kasus Fraud Eks Pegawai