Suara.com - Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh di hadapan ratusan kadernya di salah hotel di Makassar mengeluarkan ancamannya terhadap kader yang tidak patuh alias membangkang perintah partai dalam pemilihan kepala daerah serentak tahun ini.
"Kita butuh kader yang mau berkoban dan berpikir untuk kepentingan jangka panjang partai. Jika ada reaksi ketidaksenangan atau pun ketidakpuasan atas putusan yang sudah diambil, tinggalkan mereka," tegas Surya Paloh saat membuka Rapat Kerja Wilayah di Makassar, Kamis.
Dia mengatakan, Partai Nasdem akan menindak tegas bagi kader yang dianggap membangkang atas putusan partai. Tidak tanggung-tanggung, tindakan tegas akan diberikan bagi kader Nasdem yang membangkang.
Rakerwil Partai Nasdem dengan tema "Konsolidasi organisasi dalam rangka meneguhkan konsistensi pikiran, sikap dan tindakan menuju restorasi Indonesia" itu mengisyaratkan bahwa Partai Nasdem merupakan salah satu partai yang menjunjung asas kejujuran.
Mengenai adanya riak, ketidaksenangan, perlawanan, dan caci maki atas putusan partai yang sudah diambil itu menjadi tantangan bagi Ketua DPW Nasdem Sulsel Luthfi Andi Mutty untuk menujukkan wibawanya sebagai pemimpin.
"Ketua DPW Nasdem Sulsel harus menunjukkan wibawanya terhadap kader yang mencoba menentang keputusan partai," jelasnya.
Surya Paloh menegaskan Nasdem tidak akan pernah berkompromi bagi kader yang dianggap membangkang. Bahkan, kata dia, jika ada kader yang tidak sepakat dengannya, dirinya akan menjalankan sendiri partai yang didirikannya.
"Kita punya sebuah 'grand strategy' yang akan kita lakukan. Ini bukan tentang prinsip hanya untuk kepentingan saya, Ketua DPW, hingga calon bupati. Kalau saudara-saudara tidak sepakat dengan saya, saya akan bekerja sendiri," sebutnya.
Mantan politisi Partai Golkar ini pun berharap besar akan ada pemimpin hebat yang lahir dari Sulsel. Dia mengakui jika Sulsel adalah salah satu provinsi yang mempunyai potensi kepemimpinan yang sudah ditunjukkan oleh para pemimpin-pemimpin sebelumnya.
Ketua DPW Nasdem Sulsel Luthfi Andi Mutty mengatakan, dari 24 kabupaten di Sulsel, 11 daerah akan mengikuti pilkada dan partai Nasdem telah menunjuk 11 pasangan untuk diusung dalam Pilkada 9 Desember nanti.
"Nasdem telah membentuk tim pemenangan yang di ketuai oleh Tobo Khaeruddin," jelasnya.
DPW Nasdem Sulsel telah mengunjungi 10 dari 11 daerah yang sebelumnya telah melaksanakan deklarasi. Nasdem mengalihkan usungan di tiga derah yakni Kabupaten Gowa dialihkan ke Andi Tenri Yasin Limpo, Maros dialihkan ke Hatta Rahman dan Pangkep pun juga dialihkan.
"DPW terpaksa mendisiplinkan para kader, ada dua orang kader yang terpaksa diberhentikan. Kehadiran Nasdem mengusung calon di Pilkada akan menciptakan pemimpin yang mengutamakan rakyat," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal
-
WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta
-
Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?
-
Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang
-
Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan
-
Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!
-
Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite
-
Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan
-
Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan
-
Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM