Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama kini telah melantik 255 pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Untuk pejabat Administrator III sebanyak 67 orang dan Pengawas eselon IV 188 orang.
Ahok meminta kepada pejabat yang baru dilantik tidak khawatir dicopot dari jabatannya. Sebab menurut Ahok, jika pejabat menjalankan tugasnya dengan baik maka tidak akan menerima penurunan jabatan.
"Dosa saya main mencopot orang tanpa alasan, nggak berani saya," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (11/9/2015).
Ahok juga menegaskan, kepada para pejabat di DKI untuk tidak tenang dulu, pasalnya mantan Bupati Belitung Timur itu tidak akan segan-segan mencopot Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang kedapatan tidak baik dalam melayani masyarakat dan bermain di anggaran APBD DKI.
"Tapi bapak ibu jangan macam-macam, kalau macam-macam saya ganti juga. Kalau nyolong saya nggak ampunin, saya akan lapor polisi. Kalau nggak ada uang, ngomong sama saya. Saya carikan solusi," jelas Ahok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite
-
Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan
-
Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan
-
Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM
-
Jelang Muktamar NU Ke-35, Menimbang Sosok Rais Aam Ideal di Tengah Tantangan Abad Kedua
-
Sentil Kesenjangan Pendidikan, Hafid Abbas: 99,5 Persen Kampus Berkualitas Menumpuk di Jawa
-
Di Balik Gempuran 187 Serangan Siber Per Detik, RUU KKS Dicurigai Bakal Represif
-
Hakim yang Vonis Nadiem Makarim Dilaporkan ke KY, Ada Bukti Rekaman Ketiduran Saat Sidang
-
Polisi Ungkap Peran 14 Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha, Ada Satpam dan Petugas Kebersihan
-
Wamensos Dorong Percepatan Sekolah Rakyat di Wilayah 3T Saat Terima Audiensi DPRD Teluk Wondama