Suara.com - Otoritas pertahanan sipil Arab Saudi menyatakan, setidaknya 65 orang tewas dan 154 lainnya terluka akibat tertimpa crane yang jatuh Masjidil Haram Mekah, Jumat (11/9/2015).
Al Jazeera melaporkan, menurut saksi mata crane jatuh di lantai tiga dari Masjidil Haram sekitar pukul 17:45 waktu setempat.
Disebutkan saat itu, Masjidil Haram sedang disesaki jamaah haji yang akan melakukan shalat magrib pada pukul 18:30 waktu setempat. Disebutkan, crane itu terjatuh akibat angin kencang.
"Puluhan ambulans segera dikerahkan ke lokasi, dan pihak berwenang menutup daerah tak lama setelah itu. Saya dikelilingi oleh orang-orang yang berduka. Suasana di sini adalah kesedihan." ujar saksi mata
Beberapa hari ini cuaca buruk memang sedang melanda tanah suci. Badai pasir yang kuat dilaporkan melanda kawasan itu dalam beberapa hari terakhir. Gambar yang beredar di media sosial menunjukkan, peziarah jubah berdarah dan massa puing-puing bangunan yang tampaknya telah jatuh melalui langit-langit.
Jutaan jamaah haji dari seluruh dunia telah berkumpul di Mekah untuk menjalankan ritual ibadah haji, yang akan dimulai pada 21 September mendatang. (aljazeera.com)
Berita Terkait
-
KPK Sebut Dalil Praperadilan Gus Yaqut Salah Alamat dan Bukan Lingkup Hakim
-
KPK Ungkap Kerugian Negara Kasus Korupsi Haji yang Seret Eks Menag Yaqut Tembus Rp622 Miliar
-
Tersangka Dulu Baru Hitung Kerugian Negara? Kubu Gus Yaqut Sebut KPK Salah Prosedur
-
KPK Minta Hakim Tolak Praperadilan Eks Menteri Agama Yaqut Terkait Kasus Korupsi Haji
-
Bulog Mulai Kirim 2.280 Ton Beras ke Arab Saudi untuk Jamaah Haji
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- 8 Sepatu Lari On Cloud Diskon di Planet Sports, Hemat Jutaan Rupiah
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Dasco: Kamis Besok Dengar Pendapat Publik soal RUU PPRT
-
KPK Sebut Dalil Praperadilan Gus Yaqut Salah Alamat dan Bukan Lingkup Hakim
-
Terjaring OTT, Bupati Pekalongan Alasan Tak Paham Birokrasi Karena Berlatar Belakang Musisi Dangdut
-
Waketum Golkar: Indonesia Harus Tegas Kutuk Serangan AS-Israel, Tapi Jangan Keluar dari BoP
-
OTT Bupati Pekalongan: Fadia Arafiq Diduga Atur Proyek Pemkab untuk Perusahaan Keluarga
-
Amerika Serikat Siap Tempur, Israel Justru Kelelahan Dibombardir Iran
-
Lulusan SD Bisa Jadi PPSU, Pramono Anung Pangkas Syarat Kerja Demi Tekan Jumlah Pengemis Jakarta
-
BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal dan Lebih Kering
-
KPK Ungkap Kerugian Negara Kasus Korupsi Haji yang Seret Eks Menag Yaqut Tembus Rp622 Miliar
-
Kementerian PPPA: Fenomena Baby Blues Benar Ada, Minim Dukungan Keluarga Jadi Faktor