- Direktorat Jenderal Imigrasi menunda keberangkatan 13 calon jemaah haji nonprosedural di Jakarta pada Senin, 20 April 2026.
- Penundaan dilakukan karena para calon jemaah tersebut tidak memiliki visa haji yang sah untuk berangkat ke Tanah Suci.
- Kebijakan ini diambil pemerintah demi melindungi keselamatan jemaah agar tidak menghadapi risiko bahaya saat berada di Arab Saudi.
Suara.com - Direktorat Jenderal Imigrasi menyatakan ada 13 orang calon jemaah haji nonprosedural yang mengalami penundaan keberangkatan.
Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, mengatakan penundaan keberangkatan dilakukan lantaran ke-13 orang tersebut tidak menggunakan visa haji dalam keberangkatan mereka ke Tanah Suci.
“Per hari ini ada 13 orang calon jemaah haji non-prosedural yang kita pending atau kita tunda keberangkatannya karena non-prosedural, tidak menggunakan visa haji,” kata Hendarsam saat di kantornya, Senin (20/4/2026).
Ia mengatakan, penundaan keberangkatan calon jemaah haji bukan karena ingin menghalangi para jemaah untuk melaksanakan ibadah. Melainkan, penundaan ini dilakukan untuk melindungi para jemaah.
“Maksudnya bukan apa, supaya bukan menghalangi rakyat kita untuk laksanakan haji tapi untuk melindungi mereka,” ujarnya.
Hendarsam menjelaskan, berdasarkan pengalaman sebelumnya, jika ada jemaah haji yang tidak menggunakan visa haji, maka bakal tertahan saat di Arab Saudi.
“Berdasarkan pengalaman di sana kalau sampai lolos ke sana nggak bisa juga naik haji,” ujarnya.
“Pemerintah Saudi menutup diri untuk itu, akhirnya mereka nanti bisa jalur-jalur yang apa namanya itu ilegal dan itu bahkan pengalaman sebelumnya membahayakan jiwa dan nyawa mereka, bahkan sudah sampai jatuh korban,” imbuhnya.
Baca Juga: Gunakan Jalur Tikus di Maluku, 3 WN Pakistan Penyelundup Manusia Diciduk Imigrasi
Berita Terkait
-
Gunakan Jalur Tikus di Maluku, 3 WN Pakistan Penyelundup Manusia Diciduk Imigrasi
-
Jemaah Haji RI di Madinah Dijamin Makan Enak: 23 Dapur Siap Sajikan Menu Indonesia 3 Kali Sehari
-
Latihan Manasik Jamaah Calon Haji di Tangsel
-
Waspada! Polri Bongkar 7 Modus Haji Ilegal, Dari Visa Ziarah Hingga Skema Ponzi Rugikan Jemaah
-
DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Marak Isu Siomay Ikan Sapu-Sapu di Jakarta, Begini Langkah Tegas Pemprov DKI!
-
Bahlil Berduka Nus Kei Tewas Ditikam, Instruksikan Sekjen Golkar Kawal Kasus Hingga Tuntas
-
Didakwa Korupsi Rp1,3 Triliun, Dua Bersaudara Bos Sritex Dituntut 16 Tahun Penjara
-
Gunakan Jalur Tikus di Maluku, 3 WN Pakistan Penyelundup Manusia Diciduk Imigrasi
-
Irvian Bobby Ungkap Awal Mula Noel Minta Ducati Rp600 Juta: Motor yang Cocok Buat Saya Apa?
-
Menguak Peran Ibrahim Arief di Kasus Chromebook, Sengaja Kunci Proyek Demi Monopoli Vendor?
-
Terungkap! Alasan Noel Sebut Bobby Mahendro Sultan Kemnaker, Ternyata Gara-gara 'Leboy'
-
LNHAM Bongkar Dugaan Penyiksaan Massa Aksi Agustus 2025: Wajah Dilumuri Cabai dan Gigit Lonceng
-
Daftar Wilayah Jepang Dihantam Tsunami Hari Ini
-
Apa yang Terjadi Jika Iran Menang Perang? Pengamat Sebut Peta Timur Tengah Akan Berubah