Suara.com - Inilah salah satu pekerjaan yang mensyaratkan berat badan tidak boleh gemuk, menjadi pramugari atau awak kabin maskapai Air India. Gara-gara masalah kelebihan berat badan, maskapai ini merumahkan 125 pramugari dan awak pesawat lainnya. Mereka dirumahkan sambil menunggu pindah kerja sebagai staf lapangan hingga ancaman pemutusan hubungan kerja.
Keputusan manajemen maskapai ini dilakukan setelah awak kabin gagal mempertahankan berat badan yang ditentukan regulator penerbangan, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, India.
Pejabat Air India menyebutkan sudah memberikan kesempatan kepada 600 awak maskapai untuk menurunkan berat badan dalam jangka waktu 18 bulan. Upaya ini ditempuh karena ada kekawatiran awak kabin yang terlalu gemuk tidak bisa melakukan pekerjaan secara efektif saat keadaan darurat. Namun dari 600 awak kabin yang diminta menurunkan berat badan, 125 dinyatakan gagal mencapai berat badan yang diminta.
Maskapai Air India saat ini memiliki 3.500 awak kabin, 2.200 adalah karyawan tetap dan sisanya pekerja kontrak. (Dailymail)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Review Flex x Cop Season 1: Aksi Anak Konglomerat Memburu Pelaku Kejahatan
-
Sudah Bayar Rp650 Juta, Uang Orang Tua Mahasiswa Unsoed Malah Buat Biaya Cat Gedung
-
Konflik Memanas, Warga Desak KPK Telusuri Duit Sawit yang Dikelola Agrinas
-
Ulasan Na Willa: Ketika Dunia Sederhana Anak-Anak Mengajarkan Arti Bertumbuh
-
Cara Menonaktifkan SafeSearch Google di HP dan Laptop agar Hasil Pencarian Tidak Blur
-
355 Titik Panas Terdeteksi di Riau, Terbanyak Pelalawan
-
Desa Adat Sade Lombok Terbakar Hebat, Sejumlah Rumah Tradisional Ludes Dilalap Api
-
4 Shio Paling Beruntung Hari Ini 23 Agustus 2026, Masa Sulit Segera Berakhir
-
Tembus Angka Miliaran, Pameran HUT ke-81 Jateng Bawa UMKM Lokal 'Go International' hingga Malaysia!
-
Hampir Seabad, Masjid Jami' Al-Khotib Gurah Masih Menyimpan Jejak Kolonial