Suara.com - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian meminta pemerintah serius menangani konflik antar organisasi masyarakat yang belakangan ini kembali terjadi. Tito meminta pemerintah membina mereka.
"Ini bisa diatasi dengan langkah soft dengan bentuk pembinaan. Perlu ada pemda, anggaran yang ada itu untuk membina," kata Tito dalam diskusi bertajuk Ormas Militan di Jakarta yang bertempat di Polda Metro Jaya, Rabu (16/9/2015).
Tito menambahkan pembinaan ormas harus terarah. Ia menyontohkan Front Pembela Islam, ormas ini bisa diberdayakan sosialisasi mengenai bahaya narkoba dari sudut pandang agama.
"Tapi modal ini bisa jadi positif, dan bisa jadi negatif jika tidak terarah. Mencari sisi positif, misal FPI aktif dalam agama dan mudah masyarakat. Bisa diberdayakan untuk memberikan pemahaman soal narkoba, miras, dan lain-lain ke masyarakat," katanya.
Wakil Sekretaris Jenderal Laskar Merah Putih Burhan Saidi sepakat dengan keinginan Tito. Pemerintah harus membina dan memperdayakan ormas agar fungsi mereka tidak keluar dari tujuan sebagaimana diatur dalam UU.
"Ormas harus dipelihara, dibina dan dikaryakan agar nggak liar. UU ormas no 17 tahun 2013 pemerintah dalam rangka membangun kesejahteraan masyarakat harus dirangkul," kata Burhan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
OPM Tembaki Pesawat Hercules, Wapres Gibran Batal ke Yahukimo dan Balik ke Jakarta
-
Buntut Kasus Aurelie Moeremans, Komisi XIII DPR Akan Gelar Rapat Gabungan Bahas 'Child Grooming'
-
AS Kirim USS Abraham Lincoln ke Timur Tengah, Ancam Keamanan Iran?
-
4 Oknum Polisi di Madiun Terlibat Kasus Peredaran Narkoba
-
Kejati Bengkulu Dalami Dugaan Mark Up Proyek PLTA, Dokumen Disita dari Tiga Lokasi
-
Refly Harun Bongkar 7 Keberatan di Kasus Ijazah Jokowi: Ijazah Asli Justru Makin Meragukan
-
Momen Haru Sidang Kasus Demo Agustus, Ayah Terdakwa Peluk Anak di PN Jakut
-
Rencana Wapres Gibran ke Yahukimo Terhenti, Laporan Intelijen Ungkap Risiko Fatal
-
Dubes WHO Yohei Sasakawa Sorot Fakta Pahit Kusta: Diskriminasi Lebih Menyakitkan dari Penyakitnya
-
Jerman, Prancis, Swedia dan Norwegia Kirim Militer ke Greenland, NATO Siap Hadang AS