Suara.com - Polda Metro Jaya menggelar diskusi bersama TNI dan jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menyingkapi gejolak ekonomi yang terjadi akhir-akhir ini, Kamis (17/9/2015).
Usai diskusi, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian mengatakan harus ada sinergitas yang baik antara kepolisian, TNI, dan pemerintah daerah untuk menghadapi keterlambatan ekonomi.
"Kita bersyukur tidak ada berantem dan ribut-ribut terutama menghadapi situasi ekonomi yang melamban saat ini, kita merapatkan barisan. Tadi perwiranya berkumpul untuk menyamakan persepsi sekaligus diskusi apa dampak pelambatan ekonomi yang menjadi tugas kita semua," kata Tito.
Tito menyebut krisis ekonomi sekarang ini sebagai gejolak pertumbuhan pembangunan.
"Intinya apa yang terjadi selama ini kelambatan ekonomi hanya turbulance dalam dinamika pertumbuhan pembangunan ekonomi kita. Ini bukan krisis yang luar biasa," kata dia.
Menurut Tito di negara berkembangan munculnya pelambatan ekonomi merupakan hal yang lumrah.
"Ini pelambatan ekonomi dan itu biasa terjadi, sangat dipengaruhi dari faktor eksternal ditambah faktor internal yang sebetulnya, dapat diatasi. Uang pemerintah cukup banyak dan situasinya kondusif," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Ketersediaan Hewan Kurban Iduladha 2026 di Jabar Diperkirakan Mencukupi
-
DJKI Selesaikan 119 Pengaduan Perkara Tindak Pidana KI
-
'Pengadilan Jadi Dagelan', Kritik Keras Mahfud MD di 28 Tahun Reformasi
-
Geger! Artis Twisha Sharma Tewas Misterius di Rumah, Diduga Disiksa Suami yang Seorang Pengacara
-
Makin Panas, Makin Banyak AC: Mengapa Kota Tetap Perlu Solusi Iklim Kolektif?
-
Usai Bertemu Xi Jinping, AS akan Berunding Damai dengan Iran usai Idul Adha
-
Diduga Diancam Pakai Pistol dan Disandera, Ilma Sani Polisikan Oknum GRIB Jaya
-
Rumah Sakit Ebola di Kongo Dibakar Keluarga Pasien Terjangkit, Dilarang Bawa Jenazah Keluar RS
-
Tak Cukup Gaji Puluhan Juta? Dirjen Bea Cukai Diduga Terima Suap Rp2,9 Miliar, Terancam Dicopot
-
Banding Ditolak, Eks Sekretaris MA Nurhadi Tetap Mendekam 5 Tahun Penjara