Suara.com - Sebanyak 42 penumpang kereta commuter line terluka dan dilarikan ke tiga rumah sakit akibat tabrakan kereta di Stasiun Juanda, Jakarta Pusat.
Direktur Utama Kereta PT. KAI Commuter Jabodetabek M. Fadhli memastikan semua biaya pengobatan korban akan ditanggung perusahaan.
"Kami akan menanggung semua biaya perobatan para korban kecelakaan yang sudah dibawa ke beberapa rumah sakit," kata Fadhli.
Fadhli meminta korban maupun keluarga jangan khawatir soal biaya.
"Jadi para korban tidak perlu memikirkan masalah biaya," ujarnya.
Sebelumnya, Kapolda Metro Inspektur Jenderal Tito Karnavian mengatakan saat ini petugas kepolisian bersama pengelola kereta api dan KNKT tengah mengevaluasi kasus sekaligus melakukan penyelidikan.
"Melibatkan pihak dari KNKT, dari PT. KAI, dan juga dari Polri khususnya Polres dan Polda Metro Jaya. Kita ingin mengetahui sebab-sebab kecelakaan nya," kata Tito.
"Kemudian kereta ini akan dievakuasi sampai dengan jam 02 malam nanti. Mudah-mudahan masih bisa diangkat atau digeser sehingga arus dari kota menuju Bogor bisa lancar," Tito menambahkan. (Nur Habibie)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- JK Kritik Keras Hilirisasi Nikel: Keuntungan Dibawa Keluar, Lingkungan Rusak!
- Nikmati Belanja Hemat F&B dan Home Living, Potongan Harga s/d Rp1,3 Juta Rayakan HUT ke-130 BRI
- 5 Mobil Diesel Bekas di Bawah 100 Juta, Mobil Badak yang Siap Diajak Liburan Akhir Tahun 2025
- Sambut HUT ke-130 BRI: Nikmati Promo Hemat Hingga Rp1,3 Juta untuk Upgrade Gaya dan Hobi Cerdas Anda
- Nikmati Segarnya Re.juve Spesial HUT ke-130 BRI: Harga Istimewa Mulai Rp13 Ribu
Pilihan
-
Saham Entitas Grup Astra Anjlok 5,87% Sepekan, Terseret Sentimen Penutupan Tambang Emas Martabe
-
Pemerintah Naikkan Rentang Alpha Penentuan UMP Jadi 0,5 hingga 0,9, Ini Alasannya
-
Prabowo Perintahkan Tanam Sawit di Papua, Ini Penjelasan Bahlil
-
Peresmian Proyek RDMP Kilang Balikpapan Ditunda, Bahlil Beri Penjelasan
-
Resmi Melantai di Bursa, Saham Superbank Melambung Tinggi
Terkini
-
Kemenbud Resmi Tetapkan 85 Cagar Budaya Peringkat Nasional, Total Jadi 313
-
Bukan Sekadar Viral: Kenapa Tabola Bale dan Tor Monitor Ketua Bisa Menguasai Dunia Maya?
-
Muncul SE Kudeta Gus Yahya dari Kursi Ketum PBNU, Wasekjen: Itu Cacat Hukum!
-
Drone Misterius, Serdadu Diserang: Apa yang Terjadi di Area Tambang Emas Ketapang?
-
Wujudkan Kampung Haji Indonesia, Danantara Akuisisi Hotel Dekat Ka'bah, Ikut Lelang Beli Lahan
-
Banyak Terjebak Praktik Ilegal, KemenPPPA: Korban Kekerasan Seksual Sulit Akses Aborsi Aman
-
Sejarah Baru, Iin Mutmainnah Dilantik Jadi Wali Kota Perempuan Pertama di Jakarta Sejak 2008
-
Yusril Beri 33 Rekomendasi ke 14 Kementerian dan Lembaga, Fokus Tata Kelola Hukum hingga HAM Berat
-
Cerita Polisi Bongkar Kedok Klinik Aborsi di Apartemen Basura Jaktim, Janin Dibuang di Wastafel
-
Telepon Terakhir Anak 9 Tahun: Apa Pemicu Pembunuhan Sadis di Rumah Mewah Cilegon?