Suara.com - Seorang warga negara Indonesia ikut menjadi korban dalam sebuah tabrakan maut yang melibatkan bus carteran dan bus amfibi di Jembatan Seattle, Amerika Serikat.
Privando Putradanto, (18), pelajar asal Indonesia, meninggal dunia bersama tiga mahasiswa lainnya, yakni Claudia Derschmidt, (49), asal Austria; Mami Sato, (36), asal Jepang, serta seorang mahasiswi berusia 17 tahun asal Cina. Informasi tersebut disampaikan oleh North Seattle College.
Sekitar 90 petugas pemadam kebakaran dan tenaga medis dikerahkan ke lokasi kecelakaan yang terjadi pada Kamis (24/9/2015) waktu setempat. Selain empat korban tewas, kecelakaan juga mengakibatkan 51 lainnya mengalami luka-luka.
North Seattle College mengatakan, sejumlah mahasiswa sampai saat ini masih berada dalam keadaan kritis.
Kecelakaan ini berawal saat bus yang mengangkut sekitar 45 mahasiswa dan karyawan program internasional North Seattle College berjalan menuju stadion dalam rangka acara orientasi mahasiswa baru. Di Jembatan Seattle, bus tersebut bertabrakan dengan bus amfibi Ride the Ducks. Kecelakaan diduga terjadi lantaran tidak ada pembatas yang terletak di tengah jembatan.
Otoritas kota Seattle sudah menghubungi keluarga para korban dan membantu kedatangan mereka ke Amerika Serikat. (Reuters)
Berita Terkait
-
Kecelakaan Maut di Jalur Tengkorak! Bus Adu Banteng 35 Orang Tewas
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Detik-detik Kecelakaan Maut Dekat Patung Kuda, Pengendara Aerox Tiba-tiba Oleng hingga Tak Tertolong
-
Kabar Duka Eks Rekan Emil Audero dan Kevin Diks Meninggal Dalam Kecelakaan Maut
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Kaki Hilang dan Tangan Terikat, Jasad Mutilasi di Depok Ditemukan Saat Warga Bakar Karung
-
Geger di Garut! Dendam Lama Berujung Pembacokan, Pria Serang Kerabat Pakai Golok
-
KPK Geledah Kantor Imigrasi Jaksel, Usut Kasus Gratifikasi Eks Wamen Silmy Karim
-
MBG Telan Korban, BGN Naikkan Status Kasus dan Sanksi Tegas Pelaku
-
Pemerintah Lebih Untung Jika Jalankan Putusan MK Soal MBG di 2027, Pakar UGM Jelaskan Alasannya
-
Lolos Final Piala Presiden 2026, Igor Tolic Justru Ungkap Alarm Bahaya untuk Persib Bandung
-
Korban Kebakaran KMP Mutiara Santosa II Berhasil Dievakuasi, Ini Kata Wamenhub
-
5 Tone Up Day Cream yang Cocok buat Kulit Sawo Matang, Auto Glowing Tanpa Efek Abu-Abu
-
Belum Padam, Kobaran Api Terus Merembet di TNBTS Meski Tim Gabungan Dikerahkan
-
Indonesia-Portugal Perkuat Kerja Sama, Menteri P2MI Siapkan Penempatan Pekerja Migran Berkualitas