Suara.com - Kepolisian Sektor Jatiasih Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (30/9/2015) menggelar rekonstruksi kasus tewasnya seorang ibu rumah tangga akibat penganiayaan yang dilakukan seorang rentenir pada 31 Agustus silam.
"Rekonstruksi ini berisikan 14 adegan penganiayaan oleh tersangka bernama Alex Marbun (21) kepada korbannya bernama Nesih Fufilawati (38)," kata Kapolsek Jatiasih Komisaris Polisi Aslan Sulastomo di Bekasi, Rabu.
Rekonstruksi kasus penganiayaan yang terjadi di Jalan Durian II, Kampung Kebantenan RT 005 RW 10, Kelurahan Jatiasih, Kecamatan Jatiasih itu digelar di halaman Mapolsek Jatiasih.
Tersangka dengan tenang memperagakan 14 adegan mulai dari pertemuan tersangka dengan korban hingga aksi pelemparan gelas ke wajah tersangka yang berbuntut pada bentrokan fisik keduanya.
Korban menarik kerah pakaian tersangka yang mengakibatkan tersangka emosi dan mendorong korban hingga terjatuh.
Saat terjatuh, kepala korban terbentur beton polisi tidur dan mengalami pendarahan.
Rekonstruksi itu juga diperagakan di hadapan para saksi yang ada di TKP saat penganiayaan terjadi.
Ada lima orang saksi yang dihadirkan dalam rekontruksi tersebut, termasuk orang tua, pengacara keluarga korban dan jaksa.
Nesih mengembuskan nafas terakhir di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur akibat luka yang cukup parah di kepala.
"Korban tersinggung saat utangnya Rp200 ribu ditagih tersangka," kata Aslan.
Pelaku diringkus polisi di tempat kediaman bibinya di wilayah Kampung Sawah, Semper, Jakarta Utara. (Antara)
Berita Terkait
-
Tampang Ciut Bang Jago Naik Ninja Pukul Pengendara di Jagakarsa, Kini Pasrah Dites Urine Polisi
-
Siksa Istri Siri Pakai Air Keras dan Paksa Buat Sabu, Aiptu N Ditahan Propam Polda Jateng!
-
Nijiro Murakami Ngaku Aniaya Mantan Kekasih di Persidangan Tanpa Bantahan
-
Nijiro Murakami Terseret Dugaan Penganiayaan, Kasus Dilimpahkan ke Jaksa
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
The 2nd IBOS Expo 2026 Siap Digelar, Hadirkan Lebih dari 100 Peluang Bisnis dari Berbagai Industri
-
Jaksa Agung Resmi Terima Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus
-
Intelijen Israel Bongkar Dugaan Skenario Iran Bunuh Trump, Washington Respon Santai
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus
-
Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!
-
816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta
-
Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature