Suara.com - Agus Dermawan, Pria berusia 39 tahun ternyata sebelum membunuh Putri Nur Fauziah(9), mengaku meminum cairan larutan narkotika jenis sabu terlebih dahulu. Setelah meminum cairan tersebut, barulah Agus memperkosa bocah kelas dua Sekola Dasar Negeri 05 Kaloders Pagi tersebut lalu kemudian membunuhnya.
"Sebelum membunuh itu dia meminum cairan bekas sabu-sabu yang sudah ia persiapkan sebelumnya," kata Kapolda Metro Jaya Inspetur Jenderal Polisi Tito Karnavian di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Sabtu (10/10/2015).
Tito mengatakan, Agus memang sudah mengkonsumsi narkoba jenis sabu sejak beberapa tahun belakangan ini.
"Oleh sebab itu apakah ia melakukan kejahatan itu ia memang pedofilia atau memang karena efek mengkonsumsi sabu yang membuat dia membunuh,'' lanjut Tito.
Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti mengatakan, Agus memang mengaku saat melakukan aksinya dalam kondisi tidak sadar. Namun pada saat menyembunyikan dan memusnahkan alat bukti dalam keadaaan sadar.
"Tapi kan ini masih pengakuan pelaku. Apalagi A ini memang terkenal suka beberapa kali memberikan keterangan yang tidak benar," ujar Krishna.
Oleh sebab itu, Tito mengatakan pihaknya saat ini tengah fokus mencari darimana Agus mendapatkan barang haram itu.
"Itu yang sedang kami kejar,'' kata Tito.
Polda Metro Jaya resmi menetapkan Agus (39) sebagai tersangka pelaku pembunuhan terhadap Putri.Penyidik menemukan alat bukti yang cukup untuk menjerat Agus dengan sangkaan pembunuhan dan pemerkosaan. Agus akan dijerat dengan Pasal 340 dan 338 KUHP tentang sangkaan pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman seumur hidup.
Berita Terkait
-
Bukan Orang Jauh, Dalang Pembunuhan Sadis Bocah SD di Sragen Diduga Ayah Tiri
-
Harga Nyawa Rp139 Juta, Mantan Istri Otaki Pembunuhan Berencana Pengusaha Korea di Tambun Bekasi
-
Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka
-
Satu Keluarga Asal Ambarawa Ditemukan Tewas di Tempat Wisata Temanggung, Ini Kronologinya
-
Selebgram Woodyrman Jadi Tersangka usai Aniaya WNA hingga Tewas di Blok M
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran
-
Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'
-
Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung
-
KPK Bongkar Dedi Congor Nikmati Uang Panas Rp30 Miliar dari Kasus Bea Cukai
-
Jejak Pelarian Michael Steven Berakhir: Buronan Kasus Pasar Modal Rp337 M Dipulangkan ke RI
-
Tanggapi Posisi Politik PDIP, AHY Singgung Pengalaman Demokrat Pernah Jadi Oposisi
-
Bantah Tudingan Zalim, Polisi Ungkap Perlakuan ke Roy Suryo dan dr Tifa di Tahanan
-
Bukan Soal Nafkah, Ini Alasan Utama Ruben Onsu Laporkan Masalah Anak ke KPAI
-
Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif
-
Listrik Jawa Byar Pet, Bos PLN Minta Maaf Sebelum Menghadap Prabowo di Istana