Suara.com - Kriminolog dari Universitas Indonesia Bambang Widodo Umar menilai sulit memastikan apakah pembunuhan terhadap Putri Nur Fauziah (9) sebagai pembunuhan berencana, mengingat tersangka, Agus Dermawan alias Agus Pea (39), memakai narkoba sebelum beraksi.
"Jika dikatakan bahwa pembunuhan ini sudah direncanakan, maka saya rasa sangat sulit, karena tersangka juga, kan seorang pemakai narkoba. Barangkali tersangka sebelum mencabuli korbannya, dirinya terlebih dahulu memakai narkoba, setelah itu korban melakukan perlawanan, dan tersangka panik dan lalu langsung membunuhnya," kata Bambang, Selasa (13/10/2015).
Seperti diketahui, polisi menjerat Agus dengan pasal pembunuhan berencana, Pasal 340 atau 338 KUHP dan Pasal 76 D Junto Pasal 81 ayat 1 UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dan diancam hukuman mati.
Lebih jauh, Bambang mengatakan untuk memastikan apakah Agus seorang paedofil atau orang yang punya selera seksual terhadap anak kecil juga tidak mudah.
Untuk mengetahui hal tersebut, kata Bambang, membutuhkan waktu yang lama karena perilaku yang bersangkutan harus terus menerus diamati terlebih dahulu. Waktu pengamatan tidak cukup jika hanya satu atau dua hari.
"Jika untuk mengetahui dirinya (Agus) itu paedofil atau tidak, harus membutuhkan waktu yang lama untuk polisi. Dan juga harus adanya informasi dari orang sekitaran atau orang terdekat dari tersangka. Saya kira untuk tega melakukan hal ini karena adanya narkoba," ujarnya.
Polda Metro Jaya resmi menetapkan Agus Pea menjadi tersangka kasus pemerkosaan dan pembunuhan Putri pada Sabtu (10/10/2015) siang. Sehari sebelumnya, Jumat (9/10/2015) dini hari, dia ditetapkan menjadi tersangka kasus pencabulan bocah perempuan. (Nur Habibie)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih
-
Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan
-
Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol
-
Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu
-
Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda
-
Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi
-
Marc Klok Peringatkan Singapura, Timnas Indonesia Bakal Mengamuk Demi Semifinal Piala AFF 2026
-
Kejagung Geledah Rumah Nurman Herin di Wilayah Bandung, Don Ritto Diperiksa oleh Tim 9
-
KPK: Penyidikan Korupsi CSR BI Satori dan Heri Gunawan Masih Berlanjut!
-
Timnas Indonesia di Ujung Tandung, John Herdman Akui Singapura Ujian Terberat di Piala AFF 2026