Suara.com - Massa buruh yang tergabung dalam serikat buruh, KSPI, KSPSI AGN, KSBI, KASBI, FSPMI,SPN,KP,KPBI,SBTPI dan 70 serikat buruh lainnya menggelar unjuk rasa di sekitar Istana Negara dan Mahkamah Agung Jakarta Pusat, Kamis (15/10/2015).
Imbas dari aksi tersebut, kawasan dekat stasiun Gambir macet total. Hal ini lantaran jalan menuju Merdeka Utara ditutup.
Pantauan Suara.com, arus lalu lintas sepanjang jalan dekat Stasiun Gambir mengalami kepadatan. Laju kendaraan yang tersendat akibat penutupan jalan menambah semerawut arus lalu lintas mengingat volume kendaraan meningkat pada jam istirahat dan makan siang.
Akibatnya, kendaraan yang hendak menuju Harmoni-Kota dan sekitarnya harus memutar melewati jalan Juanda.
Para buruh menggelar aski demonstrasi meminta kepada pemerintah untuk tidak mengesahkan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang formula pengupahan.
"Jadi kita menolak RPP ini. Karena peran serikat pekerja untuk hak berunding dan bernegosiasi dalam penetapan nilai upah dan kenaikkan upah yang akan terjadi dalam 5 tahun sekali tidak diajak. Aksi akan terus berlanjut hingga Desember 2015 di seluruh Indonesia," kata Presiden KSPI Said Iqbal melalui pesan singkat yang diterima oleh Suara.com, Kamis (15/10/2015).
Tag
Berita Terkait
-
Tolak Penetapan UMSK 2026, Ribuan Buruh Jawa Barat Gelar Aksi di PTUN Bandung
-
Buruh Jakarta Masih Ngotot Tolak Gaji Rp5,7 Juta, Pramono Anung: Urusan UMP Sudah Selesai!
-
Pengeluaran Masih Nombok, Buruh Jakarta Desak Pramono Anung Revisi UMP 2026 di Depan Balai Kota
-
Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan untuk Amankan Aksi Buruh di Monas
-
Ribuan Buruh Mau Geruduk Istana Hari Ini, Bawa Tiga Tuntutan Mendesak
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Misteri Pria Hilang di Jaktim Berujung Tragis: Jasad Ditemukan Terkubur di Cikeas
-
Benarkah Naik Transportasi Umum Bisa Efektif Kurangi Emisi?
-
Alih-alih Hemat BBM, DPR Ingatkan Risiko 'Long Weekend'
-
Makna Kunjungan 'Tanpa Undangan' Anies ke Cikeas: Hanya Lebaran ke SBY atau Mau CLBK dengan AHY?
-
Konflik di Timur Tengah, Sekjen PBB: Perang Sudah di Luar Kendali
-
Arus Mudik Naik dan Kecelakaan Turun 16 Persen, Pemerintah Minta Pemudik Balik Lebih Awal
-
Rekaman Iran Tembak Jatuh Jet Tempur AS Tersebar, Kebohongan Militer Washington Mulai Terbongkar?
-
Wacana WFH Sehari untuk ASN: Pedang Bermata Dua bagi Ekonomi dan Energi
-
Iran Pertimbangkan Usulan Damai AS, Tapi Tolak Negosiasi Langsung!
-
Personel Gugur saat Ops Ketupat, Kakorlantas Polri Sampaikan Duka Mendalam