Suara.com - Polda Metro Jaya menetapkan 39 orang yang diduga sebagai pelaku kericihan menjelang Final Piala Presiden, Minggu (18/10/2015) siang sampai sore kemarin. Mereka dianggap berlaku anarkis.
Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian mengatakan puluhan pelaku anarkis itu ditangkap saat dilakukan gelar operasi jelang final Piala Presiden. Mereka membawa senjata tajam dan bom molotov.
"Dalam catatan kita ada 39 orang yang kita tahan selama tiga hari operasi karena kasus tadi. Membawa sajam, molotov. Kemudian mereka ada yang membawa narkoba," kata Tito di Mapolda Metro Jaya, Senin (19/10/2015).
Di sisi lain polisi sudah melepaskan ribuan orang yang diduga suporter The Jakmania. Sebelumnya mereka ditangkap. Ribuan suporter itu kebanyakan berusia remaja.
"Yang lainnya setelah diidentifikasi dan interview, foto sudah dilepaskan. Cuma satu alat bukti saja. Kalau tidak cukup alat bukti, maka lakukan pelepasan. Umumnya kita meminta orangtua datang menjemput dan menandatangani surat," katanya.
Selain itu, mantan Kapolda Papua itu juga mengimbau kepada orangtua tetap melakukan pengawasan terhadap anak-anak mereka agar tidak terpengaruh mengenai berita provokasi di media sosial.
"Kita minta para orangtua untuk mengawasi anak-anak, jangan terpengaruh. Sudah dipelajari bawha mereka banyak berumur tanggung dan mereka ikut-ikutan karena sosial media," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Hutan Tropis Dianggap Penyerap Karbon Utama, Tapi Penelitian Baru Tunjukkan Hal Berbeda
-
Keterlibatan TNI Urus Pangan Jadi Sorotan, Prabowo Sebut Langkah Strategis bagi Negara
-
Komisi X DPR Dorong Gaji Guru Minimal Rp 5 Juta, Respons Pernyataan Prabowo soal Kebocoran Anggaran
-
Siswa SD-SMP Batam Aksi Dukung MBG, DPR: Kemendikdasmen Selidiki Dugaan Mobilisasi Massa
-
Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan
-
Kasus YTR Berbuntut Desakan Hukuman Kebiri, DPR Minta Polisi Telusuri Korban Lain
-
Bantah Mobilisasi Massa Demo Pro MBG, Bakom RI: Itu Tidak Benar!
-
Selly Gantina Kecam Aksi Biadab Pacar Sekap Perempuan 3 Tahun di Bandung: Tak Boleh Ada Impunitas
-
Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan
-
Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi