Suara.com - Tim Anggaran Pemerintah Daerah dan DPRD DKI Jakarta rapat membahas tentang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2016 di gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (20/10/2015).
Dalam rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik itu sempat terjadi ketegangan antara anggota dewan dan perwakilan pemerintah daerah.
Ketegangan terjadi ketika anggota dewan menyoroti usulan dana operasional Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat yang mencapai Rp50 miliar selama tahun 2016.
"Besar banget. Emang dasar hukumnya apa bisa gede begitu (anggaran operasional Ahok dan Djarot)?" kata Taufik di gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2015).
Tapi menurut Wakil Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Michael Rolandi, nilai tersebut sudah sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2000 tentang Kedudukan Keuangan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.
"Besarnya dana operasional (Ahok dan Djarot) jadi ada landasan hukumnya," kata dia.
Michael menambahkan kepala daerah yang daerahnya memiliki pendapatan asli daerah lebih dari Rp500 miliar, maka dana operasional maksimal 0,5 persen dari total pendapatan.
Saat ini, kata Michael, pendapatan asli daerah Jakarta lebih dari Rp500 miliar. Bahkan, di RAPBD 2016 diusulkan pendapatan asli daerah mencapai Rp39 triliun.
Atas dasar itulah, anggaran operasional Ahok dan Djarot diusulkan Rp50 miliar selama tahun 2016 atau 0,13 persen dari pendapatan asli daerah.
Kepala Inspektorat Lasro Marbun menambahkan dana sebesar Rp50 miliar itu tidak semata-mata dipakai buat Ahok dan Gatot, tapi termasuk empat wali kota dan satu bupati.
"Sekitar Rp3,6 miliar (dari anggaran operasional tersebut) juga diberikan ke Wali Kota dan Bupati," kata Lasro. "Mereka diberi uang karena tidak dianggarkan dalam APBD."
Lasro mengatakan wali kota dan bupati termasuk akan menerima dana operasional agar dapat menunjang kegiatan operasional mereka.
Menanggapi penjelasan Lasro, Taufik yang merupakan politisi Partai Gerindra itu mengaku tak memasalahkan dana operasional Ahok-Djarot juga diberikan kepada wali kota dan bupati. Yang menjadi masalah, katanya, dasar untuk menentukan jumlah dana operasional.
"Kenapa nggak ambil yang terendah? Kok 0,13 persen?" kata Taufik.
Tag
Berita Terkait
-
APBD DKI 2016 Dipangkas, DPRD: Alhamdulillah Terpotong Banyak
-
Ahok Ingin Tarik Investasi Singapura, DPRD Merasa Dilangkahi
-
APBD 2016 Dipangkas, Ahok Cari Suntikan Modal ke Luar Negeri
-
Disebut Ngambek, Ketua DPRD Minta Ahok Tak Lari dari Persoalan
-
Ketua DPRD Belum Tandatangani LKPj, Ahok: Teman Lagi 'Ngambek'
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?
-
Strategi Mengerikan Perang Iran, Makin Ganas Hingga Diprediksi Akan Kalahkan AS - Israel
-
Preseden Buruk Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, ICW Sebut Dewas Harus Periksa Pimpinan KPK
-
4 Anggota BAIS TNI Terlibat Teror Air Keras, DPR Desak Pengusutan Transparan
-
Jet Siluman Amerika Serikat Seperti Pesawat Mainan, Dipecundangi Iran Sampai Rontok
-
Krisis Iklim Menguat, Indonesia Butuh Komitmen Politik Kuat untuk Memitigasinya
-
Cemburu Berujung Maut, Suami Siri Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung
-
Israel Porak-poranda Dibom Rudal Kiamat Iran, Negara Tetangga Ikut Repot Hingga Ratusan Orang Tewas
-
KPK Jadikan Yaqut Cholil Qoumas Tahanan Rumah, DPR: Ini Tidak Lazim
-
Spesifikasi Pesawat Tempur F-35, Jet Siluman Amerika Serikat Keok Ditembak Iran