Suara.com - Mantan bintang film dewasa, Jenna Jameson, menuai kontroversi setelah menyatakan dukungannya terhadap Israel di tengah memanasnya situasi di Kota Yerusalem belakangan ini. Bintang acara reality show Celebrity Big Brother, yang kini memeluk Judaisme setelah bertunangan dengan kekasihnya Lior Britton, mendukung wraga Israel untuk "tetap berdiri tegak dan mempertahankan diri dengan cara apapun".
Lansiran Daily Mail, komentar sang eks pemain film porno itu dikeluarkan di tengah kekhawatiran akan terjadinya gerakan intifada ketiga di Yerusalem. Pasalnya, dalam beberapa pekan terakhir, sudah banyak warga Palestina yang tewas ditembak aparat keamanan Israel, sementara banyak pula warga Israel yang menjadi korban penusukan warga Palestina.
Kontan, kicauan Jenna di Twitter itu direspon keras oleh banyak pengguna situs microblogging tersebut.
"@jennajameson saya pernah mengidolakan Anda. Jika Anda merasakan penderitaan warga Palestina yang menderita, saya tentu akan menghargai Anda," kicau seorang pengguna Twitter.
Namun, protes-protes tersebut sepertinya tidak diindahkan oleh Jenna. Ia malah terus menyuarakan dukungannya bagi Israel.
Dalam sebuah postingan Twitter, Jenna memprotes Daniel Day Lewis, aktor Hollywood yang mendukung perjuangan rakyat Palestina. Ibu dua anak itu juga mendesak Amerika Serikat untuk mengambil langkah militer dan ikut campur dalam konflik Israel-Palestina.
Sejak memeluk Judaisme, Jenna memang kerap menggunakan media sosial sebagai saluran untuk mengungkap hal-hal terkait keyakinan barunya. Sang tunangan, pengusaha 39 tahun Lior Britton, yang bakal menjadi suami ketiga Jenna, tampaknya berpengaruh besar bagi kehidupan si mantan bintang film biru.
Bintang yang mendukung Partai Republik ini pernah menyandang julukan sebagai Ratu Porno. Sepanjang kariernya, Jenna sudah membintangi lebih dari 100 film erotis.
Seperti diberitakan sebelumnya, situasi mencekam masih meliputi kawasan Yerusalem Timur, khususnya di permukiman Jabel Mukaber, tempat terjadinya serangkaian aksi kekerasan yang menewaskan lima warga Palestina. Meningkatnya frekuensi insiden berdarah berdampak pula pada meningkatnya pengajuan izin kepemilikan senjata dari warga Israel.
Reuters melansir, selain mengajukan izin untuk memiliki senjata, makin banyak juga warga sipil Israel yang mengikuti kelas latihan menembak. Mereka ingin melindungi diri dari aksi penikaman yang sewaktu-waktu bisa menimpa mereka.
Berita Terkait
-
Perang di Mata Rakyat Israel: Terlalu Berat Bagi Saya Pikirkan Masa Depan
-
Polling, Warga Israel Mulai Capek Sama Perang: Putus Asa Bingung, dan Marah
-
Lebanon Tegaskan Negosiasi Gencatan Senjata Sendiri dengan Israel, Tak Terkait Iran dan AS
-
Kelakuan Zionis! Militer Israel Tewaskan 3 Warga Gaza, Puluhan Ditangkap di Tepi Barat
-
Benjamin Netanyahu Koar-koar Sebut Israel Serang Iran Demi Cegah Holocaust Kedua
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Geger Mobil Polisi Disebut Tabrak Warga Saat Tawuran di Tebet, Kapolsek Membantah
-
Bagaimana Cara Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz?
-
Manuver ke Putin dan Macron, Prabowo Dinilai Sedang Jalankan Strategi Penyeimbang Diplomasi
-
Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas
-
Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!
-
Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?
-
Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final
-
Kontroversi Pete Hegseth, Pembawa Acara TV yang Jadi 'Dewa Perang' AS
-
Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Tak Ada Pendaftaran: Anak Lulus, Orang Tua Harus Lepas Bansos!
-
Indra Iskandar Menang Praperadilan, Hakim Perintahkan KPK Hentikan Penyidikan