Suara.com - Jaksa Agung RI HM Prasetyo menegaskan kejaksaan tidak pernah ada urusan dengan Gubernur Sumatera Utara nonaktif Gatot Pujo Nugroho terkait penanganan dugaan korupsi dana Bantuan Sosial di Sumut.
"Urusan Gatot tanya Gatot sana, gak ada urusan dengan Gatot. Kejaksaan gak ada urusan dengan Gatot kecuali dalam urusan dia sebagai yang sedang dilidik perkaranya," katanya di Jakarta, Kamis (22/10/2015) malam.
Prasetyo juga menegaskan tidak ada pertemuan di Kantor DPP Nasdem terkait untuk melobi kasus yang menimpa Gatot Pujo Nugroho dalam kasus dana Bansos yang tengah ditangani Kejati Sumut.
"Tidak ada pertemuan-pertemuan di mana-mana. Tanya sama yang di situ," tegasnya.
Ia menyebutkan dirinya tidak pernah berbicara dengan Sekjen Partai Nasdem Patrice Rio Capella yang belakangan ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan suap penanganan kasus tersebut.
"Tidak ada, tidak ada, tidak ada saya bicara kasus-kasus dengan Rio Capella," tandasnya.
Saat ditanya wartawan apakah dirinya akan menggugat Gatot Pujo Nugroho yang dalam kesaksiannya di Pengadilan Tipikor Jakarta, menyebutkan bahwa dirinya meminta tolong Rio Capella untuk penanganan kasus dana Bansos itu agar ditangani Kejagung.
Jaksa agung menegaskan tidak perlu gugat menggugat. "Biarkan saja dia ngoceh macam-macam. Urusna dia sebagai tersangka ini kok," katanya.
Sementara itu, dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta terkait dugaan suap terhadap hakim PTUN Medan oleh OC Kaligis dan istri muda Gatot Pujo Nugroho, Evy Susanti.
Ketua majelis hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan Tripeni Irianto Putro yang juga menjadi terdakwa kasus pengurusan perkara di institusinya, dikatakan menerima tiga amplop berisi uang, yang berasal dari pengacara Otto Cornelis Kaligis.
Advokat dari kantor hukum OC Kaligis, M Yagari Bhastara Guntur alias Gary menuturkan terdakwa Tripeni pernah mengakui menerima dua amplop dari pengacara OC Kaligis.
"Terdakwa mengatakan dua amplop ini diberikan pada saat kedatangan pertama dan kedua Kaligis ke PTUN Medan," ujarnya ketika menjadi saksi di sidang Tripeni di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Kamis.
Pernyataan itu, lanjutnya, diakui terdakwa setelah Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dilaksanakan di PTUN Medan pada Kamis (9/7).
Gary, yang juga ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi suap majelis hakim dan panitera Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan, yang saat itu juga menemani perjalanan OC Kaligis ke Medan menyatakan dua amplop tersebut masing-masing diberikan kepada Tripeni pada Rabu (29/4) dan Selasa (5/5).
Ia juga mengaku telah memberikan sebuah amplop berisi uang yang dititipkan Kaligis pada Selasa (7/7), setelah putusan perkara pengujian kewenangan dibacakan Tripeni, sehingga terdapat tiga amplop uang yang diterima Ketua Hakim PTUN Medan itu.
"Amplop terakhir yang saya berikan setelah putusan hakim dilaksanakan berisi 5000 dolar AS, dan itu baru saya ketahui dari OTT KPK," ujarnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
PDIP Kritik Pengelolaan Mudik 2026, Sebut Indonesia Masih Tertinggal dari China
-
Mudik Lebaran 2026, KAI Sebut 300 Ribu Tiket Kereta Masih Tersedia
-
Bareskrim Bongkar Peredaran 14 Ton Daging Domba Australia Kedaluwarsa di Jakarta-Tangerang
-
Menlu Iran Abbas Araghchi: Tak Ada Gencatan Senjata, Pembalasan Akan Terus Berlanjut!
-
Viral! Walkot Muslim Kebanggaan Netizen Indonesia Panen Hujatan Setelah Bertemu Komunitas Yahudi
-
Momen Anwar Usman Bacakan Putusan MK Terakhir, Sampaikan Permohonan Maaf dan Pamit Jelang Pensiun
-
Rapper Bobby Vylan Teriakan Kematian untuk Tentara Israel di London, Komunitas Yahudi Ketar-ketir
-
Ledakan Dahsyat di UEA! Rudal Iran Hancurkan Gudang Peluru AS di Al Dhafra
-
Brutal! Rudal Israel Serang Gaza: 13 Orang Tewas, Termasuk Anak-anak dan Ibu Hamil
-
Di Balik Ramainya Mudik Lebaran, Ada Porter yang Hanya Bisa Pulang Sehari