Suara.com - Pengamat Politik Tjipta Lesmana meyakini elektabilitas calon Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini tidak akan menurun walaupun sempat dikabarkan telah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus penyalahgunaan wewenang terkait relokasi kios Pedagang Pasar Turi, Surabaya oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.
Tjipta bahkan menilai, kasus tersebut justru akan membuat Risma semakin kuat menghadapi Pemilihan Walikota Surabaya pada Desember 2015. Ia yakin ada pihak-pihak tertentu yang memainkan isu ini menjelang Pilkada.
"Enggak terganggu (elektabilitasnya). Bodoh lawan-lawan itu. Makin kencang digoyang, Risma akan makin naik, bodoh orang itu," ujarnya usai diskusi bertajuk "Hukum dan Pertaruhan Politik" di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (24/10/2015),
Pakar komunikasi politik ini menilai pihak yang mengangkat isu ini sebagai tidak memahami komunikasi politik.
"Makin digoyang-goyang, masyarakat Surabaya makin lebih mencintai, mantab dengan Risma . Salah taktiknya (itu dia)," tegas Tjipta.
Tjipta menambahkan banyak kekuatan politik yang ingin mengagalkan Risma, karena jika Risma maju 90 persen dia akan terpilih lagi sebagai Wali Kota.
Berita Terkait
-
Agar Masyarakat Lebih Peduli, Doli Golkar Kini Usul Pilpres-Pileg Juga Dipisah
-
MK Diskualifikasi Paslon pada Pilbup Mahakam Ulu karena Buat Kontrak Politik dengan Ketua RT
-
Prabowo Lantik 961 Kepala Daerah Serentak, Tjhai Chui Mie: Sangat Membanggakan Bagi Kami Semua
-
Kemendagri Bakal Kumpulkan Kepala Daerah Terpilih Lagi Besok di Monas, Persiapan Rinci Gladi Bersih Pelantikan
-
Hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 2024: Khofifah-Emil Puncaki Perolehan Suara Pilkada Serentak
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Cegah Penyakit Sejak Dini, Menkes Budi Tekankan Pentingnya Cek Kesehatan Rutin untuk Pekerja
-
Bertemu Mensos, Rieke Diah Pitaloka Dorong Akurasi Data Tunggal Nasional
-
Mensos Gus Ipul: BPJS PBI Pasien Penyakit Kronis Aktif per Hari Ini
-
Silaturahmi dengan Ulama Aceh, Kasatgas Tito: Pentingnya Dukungan Spiritual bagi Korban Bencana
-
Pemerintah Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Selama Ramadan, 35 Juta Keluarga Jadi Sasaran
-
Iuran Rp17 Triliun! Masyumi Beri Syarat Ketat ke Prabowo Soal Gabung 'Board of Peace' Donald Trump
-
Lampu Hias Semanggi Tiga Kali Raib, Pramono Bongkar Biang Keladi Lemahnya Pengawasan di Jakarta
-
Pemerintah Siapkan Stimulus Rp911 Miliar untuk Diskon Tiket Mudik Lebaran
-
Analis Sebut Pidato Berapi-api Jokowi untuk PSI Sebagai Blunder Politik