Suara.com - Di tengah inspeksi mendadak pimpinan dan anggota DPR ke Rumah Tahanan Wanita Pondok Bambu, Jakarta Timur, Selasa (27/10/2015), mantan anggota DPR dari Fraksi Hanura yang kini menjadi tahanan KPK: Dewie Yasin Limpo, terlihat menerima tamu.
Saat itu, Dewie mengenakan baju hitam dan jilbab warna coklat.
Semula dia tenang-tenang saja, tetapi begitu wartawan mulai mendekat, dia buru-buru berjalan menuju paviliun Anggrek, sel blok A3.
Sebelum masuk sel, pertanyaan menyampaikan sejumlah pertanyaan seputar perkembangan kasusnya di KPK.
Tapi, dia tidak banyak kata. "Belum," kata Dewie.
Seperti diketahui, dalam operasi tangkap tangan pada Selasa (20/10/2015), KPK menangkap Dewie dan staf ahli Dewie, Bambang Wahyu Hadi, kemudian Kepala Dinas Pertambangan dan Energi di Papua Deiyai: Iranius, dan pengusaha bernama Setiadi. Semuanya telah dijadikan tersangka dalam kasus yang sama yaitu terkait proyek pembangkit listrik hidromikro di Kabupaten Deiyai, Papua.
Terkait dengan inspeksi mendadak ke Rutan Wanita Pondok Bambu yang dilakukan oleh pimpinan dan anggota DPR hari ini bertujuan untuk mencari tahu apakah informasi mengenai adanya dugaan pelanggaran HAM di rumah tahanan tersebut benar atau tidak.
Wakil rakyat yang turut hadir dalam inspeksi yaitu Wakil Ketua DPR dari Fraksi PKS Fahri Hamzah, anggota Komisi III dari Fraksi Demokrat Benny K. Harman, Ketua Komisi VIII dari Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay, dan anggota Komisi VIII dari PKS Ledia Hanifa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan
-
Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan
-
Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes
-
Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat
-
Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI
-
Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir
-
Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital